Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fenomena Unik dan Langka Kembali Datang di Bulan Ini, Blue Moon Penutup Bulan Mei 2026

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 7 Mei 2026 | 11:12 WIB
Fenomena Blue Moon. (Shutterstock)
Fenomena Blue Moon. (Shutterstock)

 

RADAR JOGJA - Fenomena unik dan langka hadir dua sekaligus di bulan Mei 2026.

Dalam satu bulan kalender, di bulan Mei ini terjadi dua kali Bulan Purnama.

Bulan Purnama yang pertama sudah terjadi pada 2 Mei 2026 lalu.

Fenomena pertama ini disebut Flower Moon yang puncaknya terjadi pada sekitar pukul 00.23 WIB dini hari pada Sabtu, 2 Mei.

Purnama kedua diprediksi terjadi pada 30-31 Mei sekitar pukul 15.45 WIB.

Fenomena kedua disebut Blue Moon (bulan biru).

Baca Juga: Melalui Gerakan Run for Rivers, Ahmad Luthfi Bersih-Bersih Sampah Bersama Masyarakat Kota Pekalongan

Flower Moon

Melansir dari laman nbcchicago.com,  Farmers Almanac menjelaskan bahwa menandai mekarnya bulan di musim semi belahan utara.

"Mei adalah bulan ketika ratusan bunga asli, rumput, semak, dan pohon bermekaran di seluruh Amerika Utara," tulis Almanac.

Mengutip dari EarthSky, nama Flower Moon merujuk pada tradisi suku-suku asli Amerika yang mengaitkan purnama ini dengan mekarnya bunga liar di musim semi.

Baca Juga: Konferensi ICoFR Digelar Di Jogja, Upaya Mencegah Permasalahan Tata Kelola Keuangan Perusahaan BUMN

Flower Moon tahun ini disebut juga micro moon (bulan mikro) pertama dalam 2026.

Fenomena ini terjadi ketika Bulan sedang berada di titik paling jauh dari Bumi dalam orbitnya.

Yaitu sekitar 402.003 kilometer, lebih jauh dari rata-rata jarak Bulan ke Bumi sekitar 384.472 kilometer.

Dikarenakan posisinya lebih jauh, Bulan bisa tampak sedikit lebih redup dan lebih kecil dari biasanya.

Baca Juga: Luis Enrique Ungkap PSG Adalah Tim Yang Terbaik di Eropa Setelah Memastikan Tiket Final Liga Champions

Blue Moon

Ini menjadikan malam 30 Mei dan dini hari 31 Mei sebagai waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena tersebut dari Indonesia.

Blue Moon kali ini juga merupakan micro moon paling jauh sepanjang 2026.

Ukuran bulan tampak sekitar 7 persen lebih kecil dari ukuran purnama rata-rata.

Istilah Blue Moon bukan berarti warna bulan berubah menjadi biru.

Baca Juga: Meskipun Bayern Munich Tersingkir di Semifinal Liga Champions, Vincent Kompany Soroti Perkembangan Positif The Bavarians

Sebutan ini merujuk pada fenomena kalender, yakni munculnya dua purnama dalam satu bulan yang sama.

Yuk siapkan diri luangkan waktumu untuk menyaksikan fenomena Blue Moon di akhir bulan Mei mendatang. 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#fenomena unik dan langka #Blue Moon #Bulan Mei 2026 #Flower Moon #purnama