RADAR JOGJA - Kucing memang tidak bisa bicara seperti manusia yang bisa mengungkapkan segala isi hatinya.
Tetapi mereka bisa menyampaikan apa yang sedang mereka rasakan lewat bahasa tubuh yang mereka lakukan.
Mulai dari gerakan telinga, ekor, gaya duduk, tidur, dan suaranya, dapat memberi sinyal apa yang sedang dia rasakan.
Agar hubungan kamu dengan majikan bulu semakin dekat, yuk cari tahu arti bahasa tubuh kucing!
1. Ekor Lurus Ke Atas
Ketika ekor kucing sedang tegak lurus tinggi maka itu artinya dia suasana hatinya sedang sangat baik.
Umumnya disertai dengan langkahnya ringan, tatapan lembut, dan suara mengeong pelan yang berarti dia nyaman dan bahagia berada di dekatmu.
Ini adalah momen terbaik untuk kamu mengajaknya bermain bersama anabulmu.
2. Menjilat
Kalau kucing terbiasa menjilat tanganmu itu bukan sekadar kebiasaannya sebagai hewan saja loh, tetapi itu salah satu cara mengungkapkan cintanya.
Menurut ahli, dalam dunia kucing menjilat adalah tanda kasih sayang dan kepercayaan yang mendalam.
Anabul juga melakukannya terhadap sesama kucing yang dianggap bagian keluarganya, jadi kalau kamu dijilat anabulmu berarti dia sudah menganggapmu dekat dengannya.
3. Pamer Perut
Seperti yang kita tahu kucing seringkali tidur telentang dengan memamerkan perut gembulnya itu. Nah tapi jangan terjebak ya! itu adalah salah satu trik jitu mereka untuk cari perhatian loh.
Di satu sisi dia memang sudah percaya sama kamu dengan dia memperlihatkan perutnya, tapi di satu sisi lain dia sengaja pamer perut biar di elus manja sama kamu lalu pas kamu gasiap dia bakalan gigit kecil atau mencakar sebagai peringatan.
4. Telinga Pesawat
Kalau tiba-tiba kucing kamu membentuk telinganya menjadi datar ke samping seperti sayap pesawat, maka hati-hati itu tandanya dia sedang tidak nyaman.
Bisa jadi juga dia sedang takut, marah, ataupun gugup. Sebaiknya biarkan dia tenang dulu sampai suasana hatinya membaik.
5. Duduk Roti
Rasa aman dan nyaman kucing ditunjukkan dengan posisi duduk roti, yaitu posisi duduk dengan kaki dan ekornya yang terlipat di bawah tubuh.
Biasanya mereka melakukannya saat lingkungan di sekitarnya terasa santai dan damai.
Mengetahui bahasa tubuh kucing tidak hanya membantu kita untuk memahami perasaannya saja, tetapi juga membangun hubungan yang lebih harmonis.
Dengan peduli terhadap sinyal-sinyal yang diberikan anabul maka kita akan menjadi sahabat yang baik bagi mereka. (Desfina Citra)