RADAR JOGJA – Ungkapan “anjing adalah sahabat terbaik manusia” ternyata bukan isapan jempol.
Penelitian ilmiah modern mengungkapkan bahwa anjing dapat menjadi hewan peliharaan dan memiliki keekatan emosional dengan pemiliknya.
Misteri di balik ikatan emosional yang mendalam ini, menunjukkan bahwa kesetiaan anjing dibentuk dari campuran evolusi, neurologi, dan interaksi sosial.
Ketika kita memiliki hewan peliharaan, kita pasti akan merawatnya dengan baik bak sahabat atau keluarga sendiri.
Selain memberikan tempat tinggal, kita juga memberikan kasih sayang dan perhatian penuh untuk mereka.
Sebaliknya pun seperti itu, hewan peliharaan kita juga akan memberikan afeksi kepada kita terutama hewan anjing.
Seperti yang sering diucapkan orang, bahwa anjing merupakan salah satu hewan yang sangat setia bahkan ada sebuah film yang mengangkat cerita terkait anjing yang berjudul “Hachiko: A Dog's Story”.
Film tersebut menggambarkan tentang anjing yang setia menunggu tuannya yang telah meninggal.
Berikut merupakan penjelasan lebih detail, mengapa anjing setia?
1. Interaksi manusia dan anjing yang lama
Proses adaptasi anjing dengan kehidupan bersama manusia telah berlangsung selama ribuan tahun, dan selama waktu itu, mereka telah membangun ikatan kuat dengan manusia.
Manusia menyediakan makanan, tempat tinggal, dan perawatan, sementara anjing memberikan kesetiaan, kasih sayang, dan rasa aman.
2. Empati dan pembentukan ikatan
Anjing memiliki daya untuk berempati dengan manusia, di mana berarti mereka dapat memahami dan merasakan emosi manusia.
Mereka juga mampu mengenali bahasa tubuh dan ekspresi wajah manusia, serta mengembangkan cara unik mereka sendiri untuk berkomunikasi.
Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk membentuk ikatan yang kuat dengan manusia dan memberikan kesetiaan yang luar biasa.
3. Aroma sang pemilik
Anjing memiliki indera penciuman yang kuat sehingga dapat mengingat atau menghafal aroma dari tuannya.
Riset menunjukkan bahwa saraf otak anjing dengan perasaan kesenangan dan emosi positif menjadi aktif ketika mereka mencium aroma dari pemiliknya, persis seperti bagaimana manusia merasa senang saat mencium aroma orang yang mereka cintai.
4. Perasaan berterima kasih
Setelah mendapatkan kasih sayang dari pemiliknya, anjing memiliki perasaan unuk menunjukkan kesetiaan, ingin menjaga, dan menemani sang pemiliknya.
Sehingga Anjing dapat dikatakan sebagai makhluk sosial yang mencari ikatan dari dalam diri manusia, mereka menemukan teman, pemimpin, dan keluarga.
Hal inilah yang membuat mereka tetap setia, melalui suka maupun duka, bersama dengan pemiliknya selamanya. (Annisa Malika Akbar)
Editor : Meitika Candra Lantiva