Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menikmati Layang-Layang dari Lapangan Kebonagung Imogiri seperti Festival, Karakter Naga Jadi Daya Tarik

Cintia Yuliani • Senin, 21 Juli 2025 | 04:16 WIB
Penghobi menerbangkan layang-layang berukuran besar di Lapangan Kebonagung, Kapanewon Imogiri, Bantul, Minggu (20/7/2025). Musim kemarau didukung angin yang cukup kencang.
Penghobi menerbangkan layang-layang berukuran besar di Lapangan Kebonagung, Kapanewon Imogiri, Bantul, Minggu (20/7/2025). Musim kemarau didukung angin yang cukup kencang.

RADAR JOGJA - Ya, bisa dikatakan sekarang sedang musim layangan. Banyak layang-layang dari berbagai karakter dan ukuran yang menghiasi langit Yogyakarta.

Setiap sore, Lapangan Kebonagung, Imogiri, Bantul, dipenuhi pemandangan puluhan layang-layang naga dan berbagai karakter unik lainnya.

Warga dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa, memadati lapangan untuk menyaksikan layang-layang berukuran besar dan memanjang menghiasi langit.

Pemandangan dari Lapangan Kebonagung langsung mengarah ke deretan pegunungan dari kejauhan, menambah keindahan suasana sore yang dipenuhi layang-layang.

Salah seorang pedagang, Tusibah, 40, yang sudah sebulan terakhir berjualan bakso goreng di sekitar lapangan, mengaku kehadiran layang-layang ini membawa berkah tersendiri.

Ia menyebut, sejak ramai aktivitas bermain layang-layang di sore hari, pendapatannya meningkat. "Penghasilan lumayan naik dibandingkan sebelum ada layang-layang di lapangan ini," ujarnya saat ditemui di Lapangan Kebonagung, Minggu (20/7/2025).

Meski sudah berlangsung sekitar sebulan, Tusibah mengatakan jumlah pengunjung mulai membeludak dalam dua minggu terakhir, dengan puncak keramaian pada akhir pekan.

"Biasanya anak-anak mulai nerbangin layangan dari jam dua siang sampai menjelang magrib,” tambahnya.

Tak hanya pedagang bakso goreng, lapangan ini juga dipenuhi penjual mainan dan aneka jajanan lainnya.

Di sepanjang pinggir lapangan juga terlihat kendaraan berjejer rapi milik warga yang datang untuk menonton keseruan permainan layang-layang.

Khasanatun Nikmah, 32, warga asli Kapanewon Pundong, salah seorang warga yang rutin datang mengatakan, ia tertarik mengajak anak dan suaminya ke Lapangan Kebonagung karena sang anak menyukai layang-layang.

"Pertama tahu dari TikTok. Ini sudah keempat kalinya saya ke sini," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan bermain layang-layang ini baru muncul tahun ini dan belum pernah ada sebelumnya di Lapangan Kebonagung.

Maka dari itu, momen ini ia manfaatkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga sambil melihat keindahan layang-layang raksasa.

Sementara itu, Muhammad Ibnu, 15, salah satu remaja yang menerbangkan layang-layang naga mengaku membeli layangan seharga Rp 1,5 juta.

"Kalau bikin sendiri butuh tenaga dan keahlian. Mending beli, lebih murah juga,” ungkapnya.

Ibnu menerbangkan layang-layangnya dibantu lima temannya. Menurutnya, hanya butuh waktu 2 hingga 3 menit untuk menerbangkannya.

"Senang main layangan, karena bisa kumpul teman-teman,” ujarnya.

Berbeda dengan Ibnu, Muhammad Putra Alfian Rahmadani, 14, memilih untuk membuat sendiri layang-layangnya bersama sang ayah.

Proses pembuatan memakan waktu sekitar satu minggu. “Yang paling sulit itu nyesuain talinya,” jelasnya.

Layang-layang naga buatan Putra memiliki panjang sekitar 50 meter. Ia sudah menerbangkannya tiga kali di Lapangan Kebonagung bersama teman-temannya.

"Kalau mau nerbangin layangan di sini, tinggal terbangin aja. Nggak ada syarat apa-apa,” ungkapnya.

Dari pantauan Radar Jogja, terlihat beberapa anak bahkan menaiki tali layang-layang naga itu layaknya ayunan. Sementara di sudut-sudut lapangan, anak-anak lainnya menerbangkan layangan kecil mereka dengan antusias.  

Pemandangan berbeda juga terlihat di sisi barat Jembatan Pandansimo, Minggu (20/7/2025). Keramaian berupa orang berkumpul dan berjualan terlihat. Tak sampai situ, puluhan layangan beragam bentuk tampak seperti sedang menggelar festival layangan.

 

 

Editor : Herpri Kartun
#Jembatan Pandansimo Bantul #layang-layang #Muhammad Putra Alfian Rahmadani #Kulon Progo #Zam Zam Mahesa #layang layang naga #pengunjung #Lapangan Kebonagung #Bantul #layangan #jembatan pandansimo #pedagang #langit #Kebonagung #Imogiri #festival layangan #pantai