RADAR JOGJA - Kucing Busok, atau juga dikenal sebagai kucing Raas, merupakan satu-satunya ras kucing asli Indonesia yang berasal dari Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kucing ini menjadi simbol warisan genetik yang unik karena berkembang secara alami tanpa campuran genetik dari ras lain.
Sayangnya, keberadaannya kini sangat terbatas dan tergolong terancam punah, dengan populasi murni yang diperkirakan hanya tersisa puluhan ekor di habitat aslinya.
Secara fisik, Kucing Busok memiliki penampilan yang khas dan mudah dikenali.
Tubuhnya berukuran sedang hingga besar, dengan kepala segitiga, telinga tajam, ekor cenderung pendek dan melengkung, serta bulu berwarna abu-abu kebiruan (warna yang disebut “blue”) yang halus dan padat.
Warna mata biasanya hijau atau kuning keemasan.
Sifatnya cerdas, mandiri, namun tetap setia kepada pemiliknya.
Karakteristik fisik dan temperamennya yang unik membuat Busok kerap dibandingkan dengan ras luar negeri seperti Russian Blue, meski mereka berasal dari garis keturunan yang berbeda.
Karena keunikan dan kelangkaannya, masyarakat Pulau Raas menetapkan aturan ketat: hanya kucing yang telah dikebiri yang boleh dibawa keluar dari pulau, dan pemberian Busok kepada orang luar sangat dibatasi untuk menjaga kemurnian ras.
Pada November 2022, World Cat Federation (WCF) resmi mengakui Busok sebagai ras kucing asli Indonesia, sebuah pencapaian penting dalam pelestarian satwa endemik nasional.
Pemerintah daerah setempat serta komunitas pecinta hewan terus mendorong upaya konservasi agar ras kucing yang menjadi kebanggaan Indonesia ini tidak punah di masa depan. (Muhammad Taufik)
Editor : Meitika Candra Lantiva