Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

4 Ikon Khas Yogyakarta yang Tak Lekang Waktu

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 4 Januari 2025 | 19:18 WIB
Ikon yang tak lekang waktu di Yogyakarta.
Ikon yang tak lekang waktu di Yogyakarta.

RADAR JOGJA - Yogyakarta, adalah kota dengan kekayaan budaya, tradisi dan sejarahnya, memiliki sejumlah ikon yang menjadi ciri khasnya.

Mulai dari bangunan bersejarah, sampai tradisi unik didaerahnya, beragam ikon ini terus melekat dalam benak masyarakat dan menjadi daya tarik yan unik bagi wisatawan yang mengunjunginya.

Yap, mari kita cari 4 Ikon khas Yogyakarta yang tak lekang oleh waktu ini:

1. Kraton Yogyakarta

Kalian pasti tidak asing lagi dengan Kraton Yogyakarta, ya Kraton adalah pusat budaya dan sejarah bagi masyarakat Yogyakarta.

Bangunan ini menjadi tempat tinggal Sultan, keluarganya, serta para abdi dalem didalamnya.

Dibangun pada abad ke-18 oleh Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan Hamengkubuwono 1 setelah terjadinya perjanjian Giyanti, dengan jangka waktu pembangunan selama 1 tahun.

Saat ini, setiap harinya masih diadakan berbagai upacara adat dan kesenian tradisional yang terus dilestarikan, yang menjadikan simbol kebanggaan warisan budaya.

Kemudian, Kraton saat ini juga membuka ruang wisata bagi pengunjung untuk mengenal sejarah dan budaya yang ada didalamnya.

2. Malioboro

Siapa sih yang tidak mengenal Jalan Malioboro, jalan yang membentang panjang di pusat kota Yogyakarta, dari selatan simpang Stasiun Tugu sampai Area Nol Kilometer ini menjadi ikon yang identik dengan kehidupan kota yang dinamis.

Saat ini Malioboro penuh dengan pedagang kaki lima, toko souvenir, hingga pusat perbelanjaan modern, yang selalu di kunjungi banyak oleh wisatawan.

Ketika malam tiba, di Malioboro aka nada deretan warung lesehan dan pertunjukan seni jalanan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya.

3. Tugu Jogja

Landmark ikonik yang juga disebut sebagai Tugu Pal Putih ini terletak di persimpangan jalan utama, yang berfilosofis tinggi sebagai simbol perjuangan rakyat Jogja dalam mencapai kemerdekaan Indonesia.

Dibangun pada 3 Oktober 1889, ketika Sri Sultan Hamengkubuwono 8 bertahta.

Disekitar tugunya terdapat taman kecil dan pagar hijau yang terdapat tulisan aksara jawa.

Ada yang meyakini tugu ini sebagai poros sentral antara Gunung Merapi, Kraton, dan Laut Kidul (Selatan) yang di sakralkan oleh masyarakat Yogyakarta.

Sampai saat ini, Tugu Yogyakarta tetap menjadi spot foto favorit bagi warga lokal maupun wisatawan luar daerah.

4. Gudeg

Saat membahas mengenai hal ikonik di jogja, tak lengkap jika tidak menyertakan Gudeg didalamnya.

Makanan khas ini menjadi salah satu kuliner legendaris yang tak pernah kehilangan popularitasnya oleh waktu.

Dimasak dengan santan, dengan cita rasa khas manis dan gurih, membuat gudeg menjadi ikon kuliner Jogja yang sering dicari banyak wisatawan untuk dinikmati langsung maupun sebagai oleh-oleh ketika sedang berada di kota Istimewa ini.

Berbagai ikon di atas, menjadi bagian tak terpisahkan sebagai identitas Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Akan Ditempati 1.041 Pedagang Luasan Lapak di Teras Malioboro 2 Sama dengan Teras Malioboro 1

4 Ikonnya tidak hanya menjadi daya tarik wisata saja, namun juga berperan sebagai simbol budaya dan sejarah yang kaya.

Oleh karena itu penting bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga dan menghormatinya.

Sebagai kota yang kaya akan warisan budaya dan sejarahnya, Yogyakarta selalu memikat hati bagi siapapun yang mengunjunginya, dan menjadi destinasi yang tak lekang oleh waktu. (Muhammad Affan Himawan)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kuliner Jogja #ikon #destinasi #Budaya #gudeg #wisata jogja #tak lekang waktu #Kuliner #Wisata #Kraton Yogyakarta #Khas Yogyakarta #tugu jogja #Malioboro