RADAR JOGJA - Kerajaan fungi atau jamur – jamur menjadi salah satu kerajaan besar yang hinggap di bumi.
Spesies yang tersebar dan beragam membuat jamur banyak ditemukan hampir dimana saja.
Salah satu jenisnya terdapat di China, dimana spesies yang satu ini dikenal memiliki karakteristik yang unik, yaitu tidak bisa habis meski dikonsumsi secara perlahan.
Mengutip dari unggahan Youtube @munandartv, pada abad ke-1 sebelum masehi, jamur ini dikenal dengan istilah Shirou, sedangkan kini cenderung dinamai dengan Jamur Taisui.
Hal ini berawal dari kepercayaan masyarakat China kuno yang percaya jamur ini merupakan inkarnasi dari dewa Taisui.
Jamur Taisui memiliki bentuk seperti gumpalan daging dan dapat tumbuh dengan baik di dalam air.
Gumpalan tersebut meskipun dipotong – potong atau diambil sebagiannya, maka akan tumbuh seperti sedia kala.
Secara ilmiah, jamur ini bukan sepenuhnya jamur independen, melainkan gabungan dari beberapa spesies seperti bakteri, jamur, dan myxomycota atau jamur lendir.
Jamur Taisui dipercaya memiliki khasiat berkaitan dengan umur panjang bagi masyarakat China kuno.
Meskipun tidak ada bukti ilmiah mengenai hal ini, beberapa senyawa telah diteliti dan dianggap mampu mencegah pertumbuhan sel kanker bagi manusia. (Muhammad Malik Nadzif)
Editor : Meitika Candra Lantiva