Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jangan Dibunuh! Hewan–hewan Berikut Menjadi Tanda Bahwa Tanah di Sekitarmu Subur

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 10 Desember 2024 | 18:54 WIB
Kemunculan hewan ini sebagai penanda bahwa tanah subur.
Kemunculan hewan ini sebagai penanda bahwa tanah subur.

RADAR JOGJA - Pada dasarnya, mengenali tanah subur tidak perlu dilakukan penilaian dari aspek tertentu, seperti daya serap, tingkat ph atau keasaman, serta perkembangan tumbuhan itu sendiri.

Namun, ada cara yang cukup mudah dalam mengenali tanah sekitar apakah tumbuh subur atau tidak.

Apabila, kita menjumpai hewan–hewan ini di sekitar, harap untuk tidak membunuhnya atau mengusirnya.

Sebab, mahluk – mahluk ini dapat menjadi indikator bahwa tanah di sana terbilang subur untuk ditanami dan menopang ekosistem alam yang kompleks.

Lantas apa saja hewan–hewan tersebut? Dikutip dari berbagai sumber, inilah hewan–hewan yang dapat menjadi indikator tanah subur.

1. Keluwing hitam kuning atau kaki seribu bintik kuning

Hewan ini ada juga yang memanggilnya ulat gagak atau joyo gading.

Ia merupakan serangga kecil yang mirip dengan kaki seribu biasa, namun dengan ukuran dan tampilan yang berbeda.

Meskipun dinamai ulat, aslinya mereka merupakan keluarga Antrophoda.

Ulat merupakan salah satu fase perkembangan suatu serangga sebelum menjadi dewasa, sedangkan kaki seribu bintik kuning tidak.

Keunikan serangga ini terletak dari sistem pertahanan mereka yang dapat mensekresikan zat sianida untuk mengusir predatornya, meskipun sejatinya tidak berbahaya bagi manusia karena jumlah zat yang dikeluarkan kecil.

Perannya di alam bebas dikenal sebagai detritivor atau pengurai.

Ia akan memakan daun – daun jatuh atau material lain yang membusuk.

Nantinya, keluwing akan mengeluarkan kotoran yang memiliki kandungan nutrisi penting untuk kesuburan tanah.

 

2. Cacing tanah

Sudah tidak diragukan lagi bahwa cacing tanah merupakan sahabat bagi kesuburan tanah.

Ia memiliki peran penting untuk menjaga ketersediaan unsur hara dalam tanah.

Caranya adalah dengan mengonsumsi mikroorganisme dan partikel mineral yang ada dalam tanah.

Hal ini mengakibatkan tanah yang dihuni cacing ini memiliki struktur lebih gembur.

Selain itu, cacing tanah memiliki peran fisik terhadap perbaikan aerasi dan drainase tanah, memungkinkannya membuat saluran air yang optimal dalam struktur tanah, serta membuat jalur yang dirancang untuk mengangkut mineral dan nutrisi ke tumbuhan dengan baik.

 

3. Kunang–kunang

Serangga yang terkenal indah karena dapat memancarkan cahaya ini cukup penting dalam ekosistem alam.

Meskipun tidak berperan langsung pada penyuburan tanah, kunang – kunang merupakan indikator mutlak bahwa ekosistem di sekitarnya terjaga dengan optimal.

Karena sejatinya mereka hanya hidup di lingkungan bersih, bebas polusi dan lestari. Ia sangat sensitif terhadap gangguan pencemaran lingkungan.

Selain itu, dia juga berperan sebagai agen penyerbuk dan pemangsa hama tanaman.

Ia cenderung terlihat menghinggapi pohon yang rindang sebagai tanda kelembaban udara atau kepadatan tanah.

Karena ciri khasnya inilah yang menjadikan kunang – kunang sebagai bioindikator bagi kesehatan ekosistem di lingkungan sekitarnya.

Selain ketiga hewan tersebut, sebenarnya masih ada jenis hewan lain yang menggambarkan terjaganya ekosistem alam.

Yang pasti, ketiga hewan di atas benar–benar perlu kita perhatikan dan jaga akan keberadaannya.

Jangan sampai karena kondisi alam yang tergerus banyak pemukiman membuat keberadaan mereka semakin jarang terlihat. (Muhammad Malik Nadzif)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#subur #indikator tanah subur #tanah subur #mengenali tanah subur #hewan #tanda #cacing tanah #Kunang kunang #Keluwing hitam kuning #tanah