Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fakta Unik Belangkas atau Kepiting Tapal Kuda: Simbol Kesetiaan dari Zaman Purba

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 8 November 2024 | 17:10 WIB
Belangkas atau kepiting tapal kuda.
Belangkas atau kepiting tapal kuda.

RADAR JOGJA – Belangkas atau kepiting tapal kuda dan dalam bahasa Jawa dikenal dengan sebutan mimi mintuna, merupakan hewan purba dari bangsa Xiphosura yang masih bertahan hidup hingga saat ini.

Belangkas hidup di perairan dangkal pada wilayah payau dan kawasan mangrove.


Belangkas merupakan salah satu hewan yang dilindungi karena memiliki risiko kepunahan akibat adanya degradasi habitat, reklamasi, pencemaran dan perburuan komersial.


Belangkas memiliki bentuk tubuh yang terlihat menyeramkan dengan duri-duri kecil di sekeliling perut dan memiliki ekor yang runcing.

Tapi disamping bentuknya yang menyeramkan, terdapat beberapa fakta unik dari belangkas ini.


Berikut beberapa fakta unik tentang belangkas


1. Menjadi simbol kesetiaan


Dalam kebudayaan Jawa muncul filosofi cinta yang setia digambarkan dengan mimi dan mintuna.

Mimi adalah sebutan bagi belangkas jantan dan mintuna untuk belangkas betina.

Bagi orang Jawa, mimi mintuna menjadi simbol kesetiaan dan kelanggengan rumah tangga.

Filosofi ini didasari dengan sifat yang dimiliki belangkas yaitu monogami atau hanya memiliki satu pasangan.


2. Memiliki darah biru


Tidak seperti darah manusia yang mengandung hemoglobin, darah belangkas mengandung hemosianin yang mengandung tembaga.

Jika terkena udara, hemosianin akan memancarkan warna biru kehijauan, sehingga darah belangkas pun terlihat berwarna biru.

Pada tahun 1956, ditemukan bahwa darah belangkas mengandung sel khusus amebosit yang bisa mendeteksi adanya bakteri.

Jika terpapar bakteri, amebosit ini akan mengeluarkan semacam lendir yang mengisolasi bakteri tersebut supaya tidak menyebar.

Itu artinya darah belangkas bisa digunakan untuk mengetes steril atau tidaknya suatu komponen obat.


3. Memiliki banyak mata


Belangkas memiliki banyak mata di tubuhnya. Belangkas memiliki mata majemuk di bagian depan karapas.

Mata sederhana atau ocelli di bagian dekat mulut dan bagian atas karapas. Mata lateral di sisi depan karapas. Mata ventral di bagian bawah karapas.


4. Tidak berbahaya bagi manusia


Walau memiliki bentuk yang menyeramkan, belangkas sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia. Belangkas tidak memiliki racun dan juga tidak agresif.

Tapi belangkas memiliki ekor dan duri-duri yang runcing, sehingga bisa melukai jika tidak hati-hati.


5. Tidak memiliki gigi


Belangkas merupakan hewan omnivora atau pemakan segala.

Mereka mencari makan pada malam hari, mangsanya adalah cacing dan kerang.

Karena tak punya mandibula atau gigi, belangkas meremukkan makanan di antara kedua kaki sebelum memasukkannya ke dalam mulut.


Walaupun sudah hidup sejak zaman purba, belangkas menjadi hewan yang dilindungi akibat ancaman kepunahan. Sebisa mungkin kita tidak mengganggu habitat mereka.

Dengan mengetahui fakta unik tentang belangkas, diharapkan kita menjadi semakin peduli dengan simbol kesetiaan dari zaman purba ini. (Shofiyullah)



Editor : Meitika Candra Lantiva
#belangkas #fakta unik #zaman purba #kepiting tapal kuda #Simbol Kesetiaan