Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sammy Basso, Penyintas Penyakit Langka asal Italia Tutup Usia di Usia Yang Masih Muda

Bahana. • Senin, 7 Oktober 2024 | 23:00 WIB

Sammy Basso, sumber gambar veneziatoday
Sammy Basso, sumber gambar veneziatoday
RADAR JOGJA - Sammy Basso seorang berkebangsaan Italia yang mengidap penyakit langka Progeria terlama, dikabarkan tutup usia.

Kabar ini dilansir dari Asosiasi Progeria Italia pada minggu (06/10/2024).

Basso, meninggal pada usia yang terbilang cukup muda yaitu 28 tahun.

Penyakit progeria ini juga dikenal sebagai sindrom Hutchinson-Gilford, atau Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome, atau banyak yang menyebutnya (HGPS).

Penyakit ini , merupakan penyakit yang cukup langka, banyak yang menjelaskan bahwa penyakit ini hanya menyerang satu dari setiap delapan juta yang lahir, dan untuk kejadian di seluruh dunia yaitu sebesar satu dari setiap 20 juta.

Penyakit ini, umumnya membuat sipengidapnya menua dengan cepat dari usia semestinya, dan juga kuliatas hidup yang menurun.

Bagi penderitanya banyak yang menjelaskan hanya memiliki batas umur hingga 13, 5 tahun, apabila tidak ada pengobatan yang serius.

Basso, terkena penyakit progeria di saat umur 2 tahun.

Pria kelahiran 1995 di Veneto, Italia utara ini bersama dengan kedua orang tuanya resmi mendirikan asosiasi bagi pengidap penyakit progeria di Italia pada tahun 2005.

Saat itu Sammy Basso mulai terkenal sebagai inspiratif dengan berbagi cerita hidupnya atau pengalamannya di media sosial dan juga pada dokumenter National Geographic “Sammy Jurney”.

Pada Sabtu (05/10/2024) terdapat kabar bahwa Sammy Basso telah meninggal dunia.

Kabar tersebut beredar dari unggahan akun Instagram pribadi Basso.

“Kami sangat berterima kasih atas hak istimewa untuk berbagi bagian dari perjalanan kami bersamanya”.

“Dia mengajari kita semua bahwa, meskipun rintangan hidup terkadang tampak tidak dapat diatasi, ada baiknya kita menjalaninya sepenuhnya”.

“Atas nama keluarga Sammy Basso, teman-teman dan Asosiasi Progeria Italia, kami berterima kasih kepada semua orang atas dukungan mereka”, ujar dalam postingan dari akun Instagram pribadi Sammy basso.

Dalam kasus yang sama hanya dapat ditemukan 130 kasus progeria klasik di seluruh dunia, dan 4 diantaranya ada di Italia.

Penulis: Muhammad Miftahul Ma'ayis

Editor : Bahana.
#italia #Progeria #Sammy Basso meninggal