RADAR JOGJA - Sekilas, ikan piranha perut merah terlihat biasa saja, seperti ikan pada umumnya.
Kepala dan badannya cenderung berwarna abu-abu.
Bagian sisiknya mengkilap perak cerah.
Piranha berbadan bulat gempal dan berhidung pesek memiliki ciri-ciri yang unik.
Namun jika sudah membuka mulut, bentuk piranha yang lucu seketika berubah mengerikan.
Lantaran giginya meruncing bak monster.
Bentuk gigi piranha yang sedemikian rupa ini memungkinkan piranha memiliki gigitan kuat dan kemampuan mencukur yang luar biasa dalam mengalahkan lawan.
Namun gigi keras ini biasanya tidak terlihat karena ditutupi oleh bibir yang tebal dan berdaging.
Ukuran ikan Piranha perut merah ini mencapai (30,5 sentimeter) dan beratnya mencapai 4 pon (1,81 kilogram).
Piranha perut merah memiliki umur mencapai 10 tahun atau lebih.
Habitat ikan piranha perut merah di temukan di dataram rendah di cekungan Sungai Amazon. Mereka mendiami bagian sistem cekungan air tawar Amazon yang luas dan tenang.
Piranha yang kecil cendrung tidur di pagi hari sedangkan piranha yang lebih besar mencari makanan saat fajar dan senja.
Mereka cenderung bepergian dalam kelompok yang beranggotakan 20 orang atau lebih.
Di alam liar, makanan mereka terutama terdiri dari potongan sirip dari ekor ikan besar.
Makanan piranha lainnya mungkin termasuk potongan daging, ikan kecil utuh, serangga, invertebrata air, dan terkadang bahan tanaman dalam bentuk buah ara dan buah matang lainnya.
Di Kebun Binatang Nasional Smithsonian, piranha perut merah diberi makanan gelatin (campuran sayuran hijau, protein, dan zat gizi mikro berbahan dasar gelatin), udang, ikan haring, dan cacing tanah.
Ketika kita memahami lebih dalam tentang makhluk ini, kita dapat menghargai perannya dalam ekosistem dan mengatasi kesalahpahaman yang sering kali menyertainya.
Ikan piranha bukan hanya predator menakutkan, tetapi juga bagian dari keajaiban alam yang layak untuk dihormati dan dilindungi. (Selvina Diana Agustina)
Editor : Meitika Candra Lantiva