RADAR JOGJA – Aix galericulata, biasa dijuluki dengan bebek mandarin. Salah satu spesies burung air yang memiliki pesona menarik pada bulunya.
Bebek ini masuk pada kelas Aves, ordo Anseriformes, dan keluarga Anatidae. Menjadi salah satu jenis bebek bertengger, ternyata spesies ini masih berkerabat dekat dengan bebek kayu Amerika Utara.
Asal nama “Aix” dari bahasa Yunani Kuno, istilah ini sudah digunakan oleh Aristoteles sebagai nama burung penyelam yang tidak dikenal. Pada istilah “galericulata” berasal dari kata Latin yang berarti wig. Asalnya lagi dari galerum, topi ataupun kap mesin.
Kalangan orang-orang Cina menyebut bebek mandarin sebagai “yuan-yang”, bebek ini sering ditampilkan dalam agenda seni oriental. Mereka juga menganggap bebek mandarin sebagai simbolisme pada kesetiaan dan kasih sayang suami istri.
Perkembangbiakan bebek mandarin bisa ditemukan di wilayah Siberia Timur, Cina dan Jepang. Saat musim dingin tiba, mereka kebanyakan ditemukan di wilayah Jepang dan Cina Selatan.
Persebaran ini juga sudah sampai ke wilayah Inggris. Namun, hanya populasi kecil saja yang berkembang. Pada saat proses perkembangbiakan, bebek mandarin lebih menyukai area tepi sungai, hutan hingga danau yang lebat.
Saat musim dingin, mereka berpindah tempat dan banyak menghabiskan waktu di rawa-rawa. Meski faktanya bebek lebih suka air tawar, mereka ternyata juga dapat bertahan di kondisi dingin di pesisir laguna dan muara.
Sedangkan di wilayah Eropa, bebek mandarin lebih menyukai tempat terbuka daripada wilayah jelajah asli mereka sendiri. Biasanya ditemukan di tepi danau, daerah pertanian, padang rumput sampai hutan-hutan sekitar.
Karakteristik fisik pada bebek mandarin jantan adalah sangat mencolok bagian bulunya. Paruh berwarna merah, terdapat bentuk bulan sabit putih besar di atas mata mereka. Kemudian wajahnya pun terlihat kemerahan dengan tambahan kumis.
Bagian dada memiliki warna ungu dan ada dua garis putih vertikal di sisi tubuh bebek mandarin. Garis tersebut berwarna merah dan di bagian belakang terdapat dua layar sayap berwarna oranye.
Saat proses pergantian bulu, bebek jantan dapat berubah bentuk menyerupai bebek betina. Namun yang membedakan bagian paruh merahnya.
Bebek betina memiliki paruh yang cenderung berwarna merah muda, jauh lebih sedikit warnanya daripada bebek jantan.
Di sisi tubuh mereka juga cenderung memiliki warna krem pucat dengan garis putih tipis. Tubuh bagian bawah dan lingkaran mata memiliki kesamaan warna yaitu putih. Tempatnya membentang ke bagian belakang kepala mereka.
Aktivitas mencari makan bebek mandarin biasanya di dalam ataupun di luar air. Mereka mencari di antara puing-puing sungai, hingga ke tepian air. Saat berenang mereka mencari lebih dalam lagi.
Bebek mandarin dikenal sebagai burung sosial di luar musim kawin. Mereka bisa berkumpul membentuk kawanan hingga 60 ekor. Bebek ini juga tergolong penerbang yang lincah dan cepat.
Bebek mandarin memiliki sifat monogami dengan mengikat pasangannya untuk berlanjut ke beberapa musim. Saat mencari sarang, bebek betina yang memilih lokasi. Inkubasi telur bisa dilakukan selama 28 hingga 30 hari.
Saat umurnya 40-45 hari, anak-anak dari burung bebek mandarin bisa terbang dan bergabung pada kawanan baru. Bebek mandarin bisa menjadi dewasa saat berusia satu tahun.
Bebek mandarin adalah salah satu spesies burung yang memiliki keindahan luar biasa. Menjadi salah satu kekayaan alam yang menarik, bebek mandarin patut untuk dilestarikan. ***
Penulis: Razmarita Dyasprinasti
(Berbagai Sumber)