Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Unik! Kambing Myotonic Mudah Pingsan Saat Terkejut, Cek Faktanya: Ditemukan Pertama Kali di Amerika Serikat Tahun 1880an

Tastabila Maika Warditya • Selasa, 13 Agustus 2024 | 18:04 WIB

Contoh kambing myotonic yang mengalami ketenganga otot saat terkejut.
Contoh kambing myotonic yang mengalami ketenganga otot saat terkejut.


RADAR JOGJA - Kambing Myotonic atau yang disebut 'kambing pingsan' adalah salah satu ras kambing yang paling unik di dunia, walaupun terlihat seperti kambing biasa, kambing myotonic ini dikenal karena perilakunya.

Bagaimana tidak, mereka memiliki kelainan genetik yang disebut myotonia congenita sehingga otot mereka akan terkunci sementara saat terkejut atau merasa cemas.

1. Asal kambing myotonic

Kambing myotonic sendiri ditemukan pertama kali di Amerika Serikat, lebih tepatnya di Tennessee pada tahun 1880-an.

Penemuan ini membuat mereka menjadi kambing populer hingga saat ini.

Namun, banyak yang belum mengetahui asal usul kambing ini, tetapi banyak yang percaya jika kambing ini dibawa oleh imigran dari Eropa.

2. Mudah dipelihara

Selain itu kambing myotonic mudah untuk dipelihara, mereka masuk ke dalam hewan yang jinak, tidak agresif dan mudah diatur.

Mereka lebih suka memakan rerumputan, dedaunan, jerami dan lainnya, sehingga sangat mudah untuk dirawat dan disukai oleh para peternak untuk dipelihara.

3. Tubuh kambing myotonic

Ukuran tubuh kambing myotonic jika dibandingkan dengan kambing biasa akan terlihat lebih kecil, kambing ini memiliki tubuh yang panjang dan kaki yang relatif pendek.

Warna tubuhnya juga beragam mulai dari putih, hitam, coklat dan abu-abu.

Kambing jenis ini pun memiliki tanduk yang berbeda-beda, biasanya tanduk pada betina cenderung terlihat lebih kecil daripada jantan. Mereka memiliki berat badan sekitar 27 hingga 70 kilogram.

4. Genetik kambing myotonic

Kondisi kambing ini disebabkan oleh mutasi genetik yang unik. Jika kambing tersebut dikawinkan oleh kambing dari ras lain ada kemungkinan keturunannya tidak akan mengalami ketegangan otot.

Meskipun kondisi ini tampak seperti 'cacat', kambing myotonic umumnya hidup dengan sehat dan memiliki harapan hidup yang sama seperti kambing lainnya.

5. Kambing populer

Sejak kambing ini diketahui seluruh dunia, kambing myotonic sering digunakan untuk penelitian untuk mempelajari kondisi myotonia congenita.

Karena keunikannya juga, kambing ini sering diasuh layaknya hewan peliharaan di dalam rumah.

Sampai saat ini kambing myotonic sering kita jumpai di internet sehingga membuktikan jika kambing tersebut masih ada sampai sekarang.

Kambing yang dikenal memiliki kelainan ini ternyata memiliki pemulihan yang lumayan cepat yakni sekitar 5 sampai 20.

Kambing myotonic ini sangat disukai siapapun yang melihatnya, tidak sedikit juga ada yang suka menjahili kambing tersebut karena terlihat lucu.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kambing pingsan #Kambing Myotic #ras kambing #perilaku kambing #pingsan #cemas #genetik #terkejut