RADAR JOGJA - Masjid Saminah Sihyadi, terletak di Kota Solo, Jawa Tengah, dikenal karena desain arsitekturnya yang unik dan inovatif.
Terletak di Jalan Tirtonadi No 9, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, masjid ini dibangun dengan konsep alami yang berbeda dari masjid pada umumnya.
Masjid Saminah Sihyadi memiliki bentuk melingkar yang menyerupai kulit buah salak, sebuah simbol yang mencerminkan kesederhanaan dan kekayaan alam.
Masjid ini tidak memiliki kubah dan tembok, elemen yang biasa ditemukan di masjid-masjid pada umumnya.
Sebagai gantinya, masjid ini menggunakan jendela kayu besar dan ventilasi besi yang memberikan udara alami, menjaga kesegaran udara di dalam ruangan tanpa memerlukan AC atau kipas angin.
Di sekeliling bangunan, terdapat kolam ikan yang menambah suasana sejuk dan alami.
Arsitektur masjid ini dirancang untuk mencerminkan sifat dinamis dan penuh kasih, yang dilambangkan melalui bentuk lingkaran.
Selain itu, masjid ini juga menjadi tempat berkumpul bagi berbagai golongan dan kalangan masyarakat tanpa memandang latar belakang, lantaran di masjid ini juga tersedia taman di sekeliling masjid yang terdapat tempat duduk untuk bersantai.
Pengunjung dapat bersantai di masjid ini tanpa terbatas waktu karena masjid buka 24 jam untuk umum.
Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Saminah Sihyadi juga berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial dan edukasi.
Masjid ini sering menjadi tempat diskusi dan kegiatan komunitas, termasuk program-program untuk mempererat hubungan antar warga.
Masjid ini juga memiliki program untuk membantu orang-orang yang berada di “zona hitam” atau daerah dengan tingkat kriminalitas tinggi di sekitar masjid.
Inisiatif ini mencakup upaya untuk mengajak preman dan pekerja seks komersial ke dalam lingkungan masjid, dengan tujuan memberikan mereka panduan dan dukungan moral.
Tidak hanya untuk umat muslim, masyarakat penganut agama lain juga diperkenankan masuk.
Pada setiap acara masjid, pihak masjid mengundang masyarakat sekitar untuk berpartisipasi, tanpa memandang agama.
Masjid Saminah Sihyadi bukan hanya sekedar tempat ibadah, tetapi juga sebuah simbol arsitektur dan sosial yang mencerminkan inklusivitas dan kerukunan.
Desain uniknya yang alami dan terbuka menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, baik dari dalam maupun luar kota.
Keberadaan masjid ini menambah kekayaan budaya dan religius Kota Solo, serta menawarkan tempat yang nyaman dan damai bagi siapa saja yang ingin beribadah. (Hasna Rafidah)
Editor : Meitika Candra Lantiva