Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menjelajahi Keunikan dan Sejarah Kotagede, Between Two Gates: Wisata Antara Dua Gerbang Simbol Kerukunan

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 16 Juli 2024 | 19:17 WIB
Mengunjungi kawasan menarik di Kotagede dengan julukan between two gates.
Mengunjungi kawasan menarik di Kotagede dengan julukan between two gates.

RADAR JOGJA - Kotagede, yang dikenal sebagai kota perak karena banyaknya industri perak yang dapat ditemui hingga saat ini, memiliki banyak destinasi wisata yang kaya akan sejarah sebagai ibukota Kerajaan Mataram Islam.

Salah satu destinasi menarik yang wajib dikunjungi adalah Between Two Gates.

Tempat ini terletak di Jl Masjid Besar No.905, Purbayan, Kec Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan juga dikenal dengan sebutan 'Lawang Pethuk'.

Dilansir dari laman web Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Between Two Gates merupakan lingkungan terkecil dari pemukiman yang bersifat semi tertutup karena diapit dua gerbang pada kedua ujungnya.

Satuan lingkungan ini terdiri dari beberapa Joglo yang terdiri dari dalem dan pendhapa yang disusun dalam satu baris lurus.

Rumah-rumah ini menghadap satu sama lain dalam arah utara-selatan dan dipisahkan oleh lorong kecil.

Menariknya, rumah-rumah yang saling berhadapan dimiliki oleh satu pemilik. Rumah utama terletak di bagian utara dan menghadap ke selatan.

Perumahan di antara gerbang ini terbagi berdasarkan sifatnya: ruang publik adalah area yang bisa dilewati dan dimasuki semua orang, semi-publik adalah ruang yang bisa dimasuki oleh orang-orang tertentu saja, privat adalah ruang yang sifatnya pribadi dan hanya diperuntukkan bagi anggota keluarga, dan semi-privat ini termasuk ke dalam ruang baca.

Between Two Gates juga menjadi simbol kerukunan masyarakat yang tinggal di sana. Terdapat ruang-ruang interaksi yang mencerminkan kekerabatan.

Warga di sini juga menyadari bahwa mereka harus membaur dan berinteraksi dengan warga lainnya agar selalu tercipta kerukunan. (Tastabila Maika Warditya)

Baca Juga: Masih Eksis! Ini Dia 5 Permainan Tradisional Masih Populer di Tengah Modernisasi

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Kerajaan Mataram Islam #pemukiman #Between Two Gates #kerukunan masyarakat #Wisata Antara Dua Gerbang #Kota Perak #destinasi wisata #lingkungan #Simbol Kerukunan #Ibukota #kotagede #kotagede yogyakarta #berinteraksi