Pieter Huistra Terus Racik Formula untuk Formasi PSS Sleman

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 21:33 WIB
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Foto: Rizky Wahyu/Radar Jogja )
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Foto: Rizky Wahyu/Radar Jogja )

SLEMAN - Menelan tiga kali kekalahan secara beruntun di awal kompetisi Super League 2026/2027 tentu meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah lumayan tebal bagi PSS Sleman. Sehingga, pada momen jeda FIFA Matchday selama tiga pekan kini dimanfaatkan betul oleh Pelatih Pieter Huistra untuk mengevaluasi keseluruhan permainan sekaligus meracik formula yang lebih pas bagi Super Elja.

​Salah satu fokus utama yang disorot pelatih asal Belanda ini adalah pembenahan struktur dan komposisi di lini tengah. Sebab, langkah ini dinilai krusial demi mengembalikan performa tim yang sempat oleng di beberapa laga terakhir.

Huistra mengatakan, sebenarnya komposisi di lini tengah pada timnya itu sejauh ini tidak memiliki masalah yang berarti. Sebab menurutnya materi pemain lokal yang dimiliki PSS sudah sangat memadai, terutama di sektor pengatur serangan.

"Kami punya playmaker yang sangat bagus, salah satu yang terbaik dari pemain lokal di liga ini. Jadi itu bukan masalah utama kami," tegasnya, Senin (28/9/2026).

Baca Juga: 2.676 Pelanggar KTR Terjaring di Malioboro Mayoritas Wisatawan, Kesadaran Warga Lokal Diklaim Tinggi

​Bagi Huistra, muara dari rentetan hasil negatif di tiga laga awal terletak pada belum ditemukannya keseimbangan permainan. Terutama saat bertransisi dari menyerang ke bertahan maupun sebaliknya.

Hal itulah yang kini dikejar tim pelatih selama jeda kompetisi. "Kami hanya harus menemukan keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Saya pikir itulah yang sedang kami cari saat ini," lontarnya.

Oleh karena itu, guna menambal celah itu, juru taktik berusia 59 tahun itu mengindikasikan bakal ada pergeseran peran atau bongkar pasang komposisi pemain di area tengah hingga depan.

"Biasanya kami melakukan itu dengan menyeimbangkan lini tengah, atau kami juga bisa melakukannya hanya dengan mengganti beberapa pemain di depan. Kami bisa mengubah keseimbangan dengan cara itu. Jadi kami sedang melihat segala cara untuk melakukan hal tersebut," cetusnya.

Baca Juga: 209 Atlet dari Empat Kabupaten dan Satu Kota se-DIY Adu Mekanik dalam Kejurda Esports DIY 2

Huistra menyebut, jeda panjang kalender internasional memberi ruang napas yang cukup bagi jajaran pelatih untuk memoles kelemahan tim. Harapannya para pemain bisa berkembang secara positif dan menunjukkan etos kerja yang luar biasa.

"Itulah mengapa saya senang melihat para pemain bekerja keras, melihat mereka lapar akan kemenangan, dan melihat mereka mendengarkan saran yang kami berikan. Saya sudah melihat beberapa hal baik terjadi minggu ini," tuturnya. (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
fifa matchday PSS playmaker PSS Sleman pieter huistra