JOGJA - PSIM Jogja telah merampungkan proses seleksi pemain untuk seluruh kelompok umur (KU) yang akan tampil di Elite Pro Academy (EPA) Super League 2026/2027. Seleksi yang berlangsung sejak awal September itu kini telah menghasilkan skuad lengkap untuk kategori U-16, U-18, dan U-20.
Meski demikian, jadwal resmi untuk pelaksanaan EPA Super League musim 2026/2027 hingga kini belum diumumkan secara spesifik oleh I.League.
Direktur Akademi EPA PSIM Erwan Hendarwanto mengatakan, proses seleksi musim ini pada dasarnya masih menggunakan pola yang sama seperti musim sebelumnya. Penjaringan dilakukan dengan mengandalkan pemantauan pemain pada kompetisi Soeratin di wilayah DIY.
"Proses seleksinya hampir sama dengan musim lalu. Data yang kita pakai dari pemantauan kompetisi Soeratin di DIY. Masing-masing KU kita pantau, lalu yang terbaik dikumpulkan," ujarnya, Jumat (25/9).
Baca Juga: Adrian Dalmau dan Misi Jadi Pembeda di Lini Depan PSIM Jogja
Dari pemantauan tersebut, pemain yang dinilai memenuhi kriteria kemudian dikumpulkan untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Pada tahap awal, terdapat sekitar 90 hingga 100 pemain yang dipantau dan mengikuti proses seleksi di masing-masing kelompok umur.
Selain mengandalkan penjaringan dari kompetisi lokal, tim akademi PSIM juga membuka jalur rekomendasi dari para pelatih. Jalur tersebut terutama digunakan untuk menjangkau pemain dari luar DIY sekaligus mencari pemain pada posisi tertentu yang belum terpenuhi melalui pemantauan kompetisi di daerah.
"Pemain rekomendasi pelatih ada sekitar 15 sampai 20 orang per KU, dan lumayan banyak yang terseleksi," ungkapnya.
Setelah melalui beberapa tahap penyaringan, jumlah pemain kemudian dikerucutkan menjadi 30 pemain di masing-masing kelompok umur. Dengan demikian, total terdapat 90 pemain yang kini masuk dalam skuad EPA PSIM musim 2026/2027.
Baca Juga: Tak Sekadar Pilih Starter, Van Gastel Cari Kombinasi Pemain Yang Cocok untuk PSIM Jogja
Erwan menyebut komposisi skuad U-18 memiliki karakteristik tersendiri. Sebagian besar pemain yang mengisi kelompok umur tersebut merupakan pemain yang sebelumnya memperkuat tim U-16 PSIM. Keputusan itu tidak terlepas dari performa tim U-16 pada musim sebelumnya.
"Hasil yang dinilai cukup impresif membuat tim akademi tidak perlu melakukan perubahan besar ke komposisi pemain ketika mereka naik ke kelompok umur U-18," ujarnya.
Saat ini, seluruh pemain dari tiga kelompok umur tersebut telah melengkapi proses seleksi. Tahap berikutnya adalah proses administrasi dan pendaftaran resmi sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi EPA Super League musim 2026/2027.
Selain itu, para pemain juga dijadwalkan menjalani medical check-up (MCU) pekan ini sebelum proses pendaftaran dilanjutkan. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja