RADAR JOGJA - Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia harus kehilangan poin pertama pada semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Jonatan Christie yang turun di nomor tunggal putra gagal mengatasi perlawanan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dalam pertandingan yang berlangsung Rabu (23/9).
Jonatan harus mengakui keunggulan Kunlavut dalam dua gim langsung dengan skor 17-21, 14-21. Hasil tersebut membuat Indonesia sementara tertinggal 0-1 dari Thailand pada pertandingan semifinal.
Usai pertandingan, Jonatan menilai Kunlavut mampu tampil lebih sabar dan tenang. Lawannya juga dinilai mampu membaca momen dengan baik untuk mengubah permainan menjadi lebih agresif ketika mendapat kesempatan.
Jonatan mengatakan gim pertama menjadi bagian penting dalam pertandingan tersebut. Ia sempat berusaha mengikuti tempo yang dimainkan Kunlavut, tetapi perubahan pola permainan lawannya membuat dirinya kesulitan menjaga konsistensi.
Baca Juga: Naik Tangga Setiap Hari Bisa Bantu Jaga Kesehatan Jantung dan Kebugaran
“Saya coba untuk mengikuti ritmenya, saya coba menyeimbangkan tempo permainannya. Tapi akhirnya ya banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga dia dapat poinnya cukup gampang,” ujar Jonatan.
Pebulu tangkis Indonesia itu sebenarnya berusaha bangkit dan mengejar perolehan angka. Namun, Kunlavut mampu mempertahankan tekanan melalui pertahanan yang solid serta variasi permainan yang membuat Jonatan kesulitan mengembangkan strategi.
Jonatan juga mengakui kualitas permainan Kunlavut.
Menurutnya, wakil Thailand tersebut mampu menerapkan pukulan dan strategi dengan baik sehingga bisa mengendalikan jalannya pertandingan.
“ Pukulan dan penerapan strategi dia cukup bagus juga. Saya rasa dia salah satu pemain yang cukup pintar ya,” kata Jonatan.
Setelah pertandingan tunggal putra, Indonesia dan Thailand melanjutkan persaingan melalui nomor ganda putra. Indonesia menurunkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Thailand diwakili Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.
Baca Juga: Hari Badak Sedunia 2026, Badak Jawa di Ujung Kulon Kembali Jadi Sorotan
FIBRIAN PUTRI HERAGUNG
Sumber: Berbagi Sumber
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber