SLEMAN - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY menggelar Kongres Biasa 2026. Kegiatan yang diikuti 31 dari total 35 anggota Asprov PSSI DIY ini berlangsung di Merapi Merbabu Hotel, Minggu (20/9/2026).
Ketua Umum Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto menjelaskan, kongres ini menjadi momentum evaluasi, sekaligus menyampaikan berbagai program pembinaan sepak bola yang telah berjalan sepanjang tahun 2025/2026.
Rangkaian pemilihan ketua Askab/Askot PSSI di lima kabupaten/kota juga telah berlangsung, yakni Aris Suharyanta di Askab PSSI Bantul, Deny Ardiyanta di Sleman, Muchtar Asrori di Kulonprogo, Sulistyo Aribowo di Gunungkidul dan Wawan Harmawan di Askot PSSI Kota Jogja. "Harapannya kami bisa meningkatkan prestasi dan pembinaan sepak bola di wilayah DIY ," katanya di sela-sela kongres.
Baca Juga: ITDC Panaskan Semangat Menuju MotoGP Mandalika 2026 dengan Nonbar Veda Ega Pratama di JNM Bloc
Menurut Dessy, sejumlah kompetisi mandatory telah terselenggara, mulai Piala Pertiwi Hydroplus dari kelompok usia 14 tahun hingga senior. Tim sepak bola putri DIY bahkan mampu melaju ke babak delapan besar nasional, setelah sebelumnya untuk pertama kali lolos ke PON.
"Selain itu, Piala Soeratin U13, U15 dan U17 juga terselenggara. Kami juga menggelar sepak bola pantai di Gunungkidul dan mencoba merekomendasikan program bola pantai karena kami punya pantai, salah satunya sepanjang yang cocok," bebernya.
Kompetisi lain yakni Liga 4 Piala Gubernur DIY dan Piala Sultan HB X juga diharapkan dapat terus bergulir, meski pada penyelenggaraan sebelumnya baru diikuti tujuh klub. Piala Presiden U10 dan U12 juga telah digelar, termasuk putaran nasional yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) dan diikuti peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Hasil Super League: PSS Sleman Takluk dari Dewa United, Borneo Kalahkan Bali United
Dessy menambahkan, DIY juga menjadi salah satu daerah yang banyak dipilih untuk kegiatan pramusim dan pemusatan latihan klub maupun tim nasional. Menurutnya, terdapat delapan klub yang menjalani pemusatan latihan di DIY menjelang kompetisi liga, sementara timnas U17 juga masih menjalani latihan di Jogja.
"Jogja sangat laris untuk event pramusim, TC bahkan timnas U17 masih berlatih di sini sekarang. Banyak lapangan yang digunakan baik klub profesional maupun timnas. Ini luar biasa bagi DIY ," lontarnya.
Di sektor pembinaan usia muda, Dessy mengungkapkan sejatinya, Asprov PSSI DIY juga bersinergi dengan stakeholder melalui Popda DIY dan Gala Siswa Indonesia (GSI), baik putra maupun putri. Program Milklife Soccer Challenge untuk sepakbola putri juga kembali digelar dan tahun ini diikuti 76 sekolah dengan lebih dari 1.200 bibit pemain putri potensial di DIY .
Baca Juga: Hadir di Padhang Bulan Yogyakarta, Laju Peduli Tegaskan Perjuangan untuk Palestina Belum Selesai
Selain kompetisi, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga dilakukan melalui kursus lisensi pelatih D dan rencana pelaksanaan lisensi C serta B. Workshop perangkat pertandingan turut dilaksanakan dengan menggandeng sejumlah pihak, termasuk Fakultas Kedokteran UII dan UNY.
Dalam kongres itu, Asprov PSSI DIY juga menyosialisasikan aturan PSSI Pusat terkait rencana pemilihan serentak ketua Asprov PSSI di seluruh Indonesia. Sesuai arahan itu, daerah diminta melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) pada akhir 2026. (ayu/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja