MUNGKID - Pemkab Magelang menggelontorkan Rp 310,7 juta untuk tali asih bagi 102 atlet dan 24 pelatih yang mencatatkan prestasi sepanjang 2025. Pemberian penghargaan itu dilakukan saat persiapan Kabupaten Magelang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026.
Bupati Magelang Sahid menuturkan, prestasi olahraga tidak muncul secara tiba-tiba. Di balik medali dan capaian yang diraih atlet, terdapat proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, pengorbanan, serta pendampingan pelatih. "Prestasi tidak lahir secara instan. Ini merupakan buah dari kedisiplinan, pengorbanan, dan latihan yang konsisten," kata Sahid.
Karena itu, menurut dia, pemberian tali asih tidak semata-mata harus dilihat dari nominal yang diterima atlet maupun pelatih. Penghargaan itu diharapkan menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras sekaligus dorongan untuk meningkatkan prestasi ke level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Tak Kuat Bertahan di Lokasi Transmigrasi, Satu KK Asal Jogja Pilih Pulang
Di sisi lain, perhatian terhadap atlet berprestasi tersebut datang bersamaan dengan target baru Kabupaten Magelang di Porprov Jateng 2026. Pemkab secara resmi mengukuhkan kontingen yang akan bertanding di wilayah Semarang Raya.
Sebanyak 153 orang atlet dan 76 pelatih disiapkan untuk memperkuat kontingen Kabupaten Magelang dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Sahid meminta para atlet tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga menjaga sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.
Ketua KONI Kabupaten Magelang R Giat Sasmoyo mengatakan, pengukuhan kontingen merupakan bagian dari program kerja KONI sekaligus dukungan terhadap visi dan misi bupati Magelang dalam Sapta Cita.
Baca Juga: Galang Dana Rp 812 Juta lewat Konser Amal, Musisi Jogja Salurkan Bantuan Korban Bencana NTT
KONI, kata dia, meminta dukungan dan doa dari pemerintah daerah serta jajaran Forkopimda. Supaya para atlet dapat bertanding secara maksimal dan membawa nama Kabupaten Magelang ke hasil terbaik. "Ini menjadi kehormatan dan penyemangat bagi para atlet untuk memperjuangkan keterampilan," terang Giat.
Sementara itu, pemberian tali asih kepada atlet dan pelatih berprestasi 2025 menjadi bagian lain dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan. Dia menyebut, atlet yang telah menghasilkan prestasi mendapat penghargaan.
"Sedangkan atlet yang akan bertanding di porprov mendapat kesempatan untuk kembali membuktikan hasil pembinaan daerah," bebernya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo