Bidik SEA Games, PB PDBI Perketat Kualifikasi Juri hingga Rampungkan Draf Perubahan AD/ART di Jogja

Rizky Wahyu Arya Hutama • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 21:28 WIB
SIMBOLIS: Ketua Harian PB PDBI Brigjen TNI (Purn) Panca Iswandaru saat menerima draf perubahan AD/ART dari tim Pokja. Istimewa 
SIMBOLIS: Ketua Harian PB PDBI Brigjen TNI (Purn) Panca Iswandaru saat menerima draf perubahan AD/ART dari tim Pokja. Istimewa 

JOGJA - Pengurus Besar Persatuan Drum Band Indonesia (PB PDBI) merampungkan draf  perubahan AD/ART lewat agenda kelompok kerja (pokja) setelah regulasi organisasi tersebut belum diperbarui sejak 2017. Pembaruan aturan turut memperketat kualifikasi dan masa berlaku lisensi juri serta menyiapkan tata kelola untuk pengembangan marching band menuju SEA Games.

​Ketua Harian PB PDBI Brigjen TNI (Purn) Panca Iswandaru menjelaskan, penyempurnaan AD/ART kali ini menitikberatkan pada sejumlah aspek vital. Mulai dari penataan struktur jabatan, perbaikan mekanisme kerja organisasi, hingga kepastian hukum terkait masa berlaku setiap regulasi.

"Kami menyelenggarakan pokja ini karena sejak 2017 regulasi belum pernah diperbarui. Hasil yang kami harapkan mencakup penyempurnaan AD/ART, kode etik juri, hingga peraturan perlombaan," ucapnya, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: 71 Korban Keracunan MBG di Jetis dari Empat Sekolah, Screening 1.300 Penerima Belum Tuntas

​Satu di antara poin utama yang menjadi sorotan dalam pokja ini adalah sektor perjurian. PB PDBI sepakat memperketat kualifikasi dan memberlakukan mekanisme penyegaran berkala bagi seluruh juri demi menjamin profesionalisme serta objektivitas di lapangan.

​Panca menegaskan, lisensi juri kini tak lagi berlaku seumur hidup. Juri yang tidak mengikuti proses penyegaran secara otomatis akan dinonaktifkan atau dianggap expired oleh federasi. Tak hanya itu, penunjukan juri pun kini tidak bisa lagi dilakukan secara sepihak. PB PDBI menerapkan sistem seleksi ketat yang meliputi tes pengetahuan, kesamaptaan jasmani, hingga evaluasi psikologi.

"Karakter dan integritas juri sangat menentukan. Calon juri muda pun memiliki kesempatan yang sama asalkan mampu memenuhi seluruh persyaratan ketat yang ditetapkan," tegasnya. 

Baca Juga: Patroli Diperkuat! Siapkan Personel Kawal Pilur Serentak di Gunungkidul jelang Coblosan

​Di sektor pembinaan, PDBI berencana menggelar sertifikasi pelatih secara berjenjang, mulai dari tingkat dasar, madya, utama, hingga kualifikasi internasional. PB PDBI juga akan menggandeng para pakar dan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, seperti keolahragaan dan psikologi.

​Langkah komprehensif ini dirancang khusus untuk meminimalisasi potensi sengketa maupun kericuhan antar kontingen daerah yang kerap mewarnai ajang-ajang besar seperti PON akibat perbedaan penafsiran aturan. "Lewat aturan baru yang disepakati bersama ini, tidak ada lagi klaim kebenaran sepihak dari daerah. Seluruh pihak wajib tunduk pada regulasi PDBI yang sah," tandasnya.

​Selain pembenahan internal, penyusunan aturan lomba baru ini juga disiapkan sebagai pijakan awal menyongsong Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada Desember mendatang. Termasuk merespons wacana masuknya cabang marching band ke ajang multicabang internasional.

Baca Juga: Dua Perempuan Magelang Jadi Korban Pelecehan, Dibuntuti Sampai Rumah

​"Federasi internasional mengarahkan marching band agar bisa dipertandingkan di SEA Games, yang mudah-mudahan nanti bisa diikuti oleh 11 hingga 12 negara," tuturnya. (ayu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
PB PDBI Kualifikasi Juri marching band sea games ad/art