Van Gastel Terpukau Antusiasme Suporter PSIM Jogja: Kami Bermain untuk Mereka

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 21:38 WIB
Van Gastel Terpukau Antusiasme Suporter. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
Van Gastel Terpukau Antusiasme Suporter. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

JOGJA - Rangkaian perayaan ulang tahun ke-97 PSIM Jogja meninggalkan kesan tersendiri bagi Jean Paul Van Gastel. Pelatih asal Belanda itu mengaku terpukau melihat antusiasme suporter dalam merayakan hari jadi Laskar Mataram.

Van Gastel menjadi bagian dari momentum itu ketika PSIM menjalani laga perdana BRI Super League 2026/2027 melawan Persita di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026). Pertandingan itu bertepatan dengan hari ulang tahun PSIM yang ke-97.

Namun bukan hanya atmosfer di dalam stadion yang menarik perhatiannya. Van Gastel juga mengikuti aktivitas suporter di luar lapangan, termasuk perayaan ulang tahun klub yang berlangsung di kawasan Tugu Jogja.

Baca Juga: Gol Perdana Jadi Modal Berharga bagi Adrian Purzycki Jalani Adaptasi Bersama PSIM Jogja

Ia mengaku melihat berbagai unggahan mengenai perayaan tersebut di media sosial. Salah satunya aktivitas suporter yang menggunakan sepeda untuk merayakan hari jadi klub.

"Kalau melihat bagaimana ulang tahun klub dirayakan di Indonesia, menurut saya itu cukup spektakuler. Saya lihat unggahan-unggahan di media sosial tentang para suporter yang bersepeda," kata Van Gastel, Senin (7/9/2026).

Menariknya, aktivitas itu justru mengingatkan Van Gastel pada negara asalnya. Ia merasa memiliki sedikit kemiripan dengan atmosfer yang biasa ditemuinya di negeri kincir angin. "Saya sampai merasa sedikit seperti berada di rumah, di Belanda,"  ujarnya.

Baca Juga: ASN Sleman Didorong Aktif Sebar Lima Konten Positif Per Hari, Bisa Pengaruhi Penilaian Kinerja

Van Gastel juga menyoroti banyaknya orang yang berkumpul di sekitar Tugu. Baginya, pemandangan itu menunjukkan kuatnya keterikatan antara PSIM dengan suporternya.

"Saya lihat banyak orang berkumpul di sekitar Tugu. Atmosfernya luar biasa, dengan banner-banner yang indah," tutur mantan pelatih Feyenoord itu.

Bagi Van Gastel, antusiasme seperti itu merupakan bagian penting dari sepak bola. Ia menilai keberadaan suporter memberikan makna tersendiri bagi para pemain dan tim yang bertanding. "Saya selalu senang ketika ada banyak suporter,  karena pada akhirnya kami memang bermain untuk mereka,"  katanya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
BRI Super League 2026/2027 persita berpisah dengan pelatih Belanda Jean Paul van Gastel PSIM Jogja