Gagal Awali Super League dengan Manis, PSS Sleman Harus Tunduk 1-2 dari Bali United

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 22:05 WIB
Bek asing PSS Sleman Christope Nduwarugira saat berduel dengan gelandang asing Bali United Remco Balk di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026) malam. (Foto: Dokumentasi PSS Sleman)
Bek asing PSS Sleman Christope Nduwarugira saat berduel dengan gelandang asing Bali United Remco Balk di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026) malam. (Foto: Dokumentasi PSS Sleman)

SLEMAN - PSS Sleman harus mengawali langkah di kompetisi Super League musim 2026/2027 dengan hasil minor. Laskar Sembada dipaksa menyerah dengan skor 1-2 dari tuan rumah Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026) malam.

Laga antara PSS dengan Bali United sejatinya berjalan menarik. Akan tetapi sejak peluit babak pertama dibunyikan, anak-anak Bumi Sembada langsung mendapat gempuran sengit dari lini serang Serdadu Tridatu.

Meski terus tertekan, PSS sempat merespons dan menebar ancaman balik lewat beberapa peluang yang didapat sang striker, Matheus Fornazari.

Baca Juga: Van Gastel Pelajari Kekalahan Musim Lalu, Carlos Pena Siapkan Tim untuk Laga Sulit

​Petaka bagi PSS datang pada menit ke-38. Itu saat Cloudio Mutzi melakukan pelanggaran terhadap Teppei Yachida di area terlarang. Yachida yang maju sebagai algojo tanpa ampun melesakkan bola ke gawang Super Elja di menit ke-39, sekaligus membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum.

​Memasuki babak kedua, jual beli serangan tersaji makin sengit. Namun alih-alih menyamakan kedudukan, anak-anak Sleman justru kembali kebobolan pada menit ke-66.

Berawal dari blunder Christophe Nduwarugira di dalam kotak penalti, Remco Balk berhasil mencuri bola lalu menyodorkan umpan matang kepada Queven Da Silva. Berdiri tanpa kawalan, pemain bernomor punggung 88 itu dengan mudah menceploskan si kulit bundar ke gawang Ega Rizky. Bali United pun unggul dengan skor 2-0.

Baca Juga: PSIM Jogja Berusia 97 Tahun, Honor the Legacy Jadi Pengingat Rawat Sejarah dan Budaya

​Unggul dua gol membuat Bali United menurunkan tempo dan cenderung bermain menunggu. Tuan rumah sebenarnya sempat mencetak dua gol tambahan, masing-masing lewat sundulan Irfan Jaya di menit ke-76 dan aksi Van Der Sande di menit ke-81. Beruntung bagi PSS, kedua gol itu dianulir wasit karena Irfan Jaya lebih dulu terjebak posisi offside.

Napas lega baru menghampiri Dominikus Dion dan kawan-kawan di menit-menit akhir. ​PSS bisa memperkecil ketertinggalan pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+5.

Tandukan Melvyn Lorenzen yang memanfaatkan umpan silang Saiful Djoge sukses menggetarkan jala Bali United. Sayang, gol itu menjadi yang terakhir di laga ini dan PSS harus rela meratapi kekalahan di laga perdana dengan skor 1-2. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
matheus fornazari Stadion I Wayan Dipta laskar sembada PSS Sleman bali united