JOGJA - Ajang bulu tangkis bergengsi tingkat nasional bakal kembali menggetarkan Jogja. Pengda Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIY bersiap menggelar kejuaraan bulu tangkis Sirkuit Nasional C bertajuk Piala Raja Hamengku Buwono X Ke 2 Tahun 2026.
Sesuai jadwal, ajang berkelas itu akan berlangsung selama enam hari penuh, mulai 15 hingga 20 September 2026. Dua gelanggang olahraga disiapkan untuk menampung ratusan pebulu tangkis dari berbagai penjuru tanah air, yakni GOR POWR sebagai arena utama dan GOR Lembah UGM sebagai arena pendukung.
Sekretaris Umum Pengda PBSI DIY Sukiman mengungkapkan, kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam menjaring serta mengasah bakat-bakat muda bulu tangkis di Indonesia.
Baca Juga: Super League Dimulai, PSIM dan PSS di Satu Kasta, Fajar Junaedi: Jaga Marwah Sepak Bola DIY
Tak tanggung-tanggung, ajang ini memperebutkan total hadiah uang pembinaan Rp 248 juta. Nilai ini mencakup hadiah untuk para juara hingga semifinalis di lima kelompok usia, serta bonus khusus untuk predikat juara umum.
"Piala Raja HB X ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan wadah pembinaan atlet muda dari jenjang paling dasar hingga siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional," katanya, Jumat (4/9/2026).
Kejuaraan Sirkuit Nasional C kali ini bakal mempertandingkan lima kelompok umur, yakni usia dini (di bawah 11 tahun), anak-anak (di bawah 13 tahun), pemula (di bawah 15 tahun), remaja (di bawah 17 tahun), dan taruna (di bawah 19 tahun).
Sukiman mengatakan, untuk alokasi hadiah pembinaan dibagi berdasarkan kategori umur. Meliputi usia dini Rp 16 juta, anak-anak Rp 36 juta, pemula Rp 48 juta, remaja Rp 56 juta, hingga kategori taruna sebesar Rp 72 juta.
Baca Juga: Gelandang PSS Sleman Frederic Injai Masih Butuh Waktu untuk Pulih usai Jalani Operasi
"Selain itu, klub yang berhasil meraih predikat juara umum berhak memboyong piala bergilir beserta uang pembinaan tambahan senilai Rp 20 juta," tegasnya.
Sukiman menjelaskan, sebelum laga perdana yang dimulai pada Selasa (15/9/2026) seluruh manajer tim dan offisial diwajibkan menghadiri manager meeting di Ruang Rapat Graha Sabha Pramana (GSP) UGM, Senin (14/9/2026).
"Dengan persaingan yang diprediksi berlangsung ketat, publik olahraga di DIY dan sekitarnya dipastikan bakal disuguhi aksi-aksi menawan dari calon penutup masa depan bulu tangkis Indonesia," lontar Sukiman. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja