SLEMAN - Tiga hari jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027, ada pemandangan berbeda dalam sesi latihan PSS Sleman di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Selasa (1/9) sore. Pelatih Pieter Huistra terpantau absen dan tidak mendampingi para pemain di lapangan.
Meski demikian, absennya juru taktik asal Belanda itu dikonfirmasi bukan lantaran masalah internal. Asisten Pelatih PSS Demerson Bruno Costa menegaskan Pieter Huistra harus bertolak ke Jakarta untuk menghadiri agenda penting bersama federasi.
"Coach Pieter hari ini tidak bisa hadir karena ada meeting dengan PSSI di Jakarta. Semua pelatih kepala dari seluruh tim wajib ikut," ungkap Demerson saat ditemui seusai memimpin sesi latihan di Lapangan Pakembinangun, Selasa (1/9) sore.
Baca Juga: Pernah Bela PSS Sleman dan Kini di PSIM Jogja, Ze Valente Ingin Derby Tetap Berlangsung di DIY
Demerson juga memastikan absennya sang nakhoda tidak mengganggu persiapan Super Elja menjelang laga perdana melawan Bali United, Jumat (4/9) nanti. Pasalnya, rancangan dan materi latihan sudah disusun secara matang oleh Pieter Huistra sebelum bertolak ke Pulau Dewata.
"Sebelum berangkat, beliau sudah menggelar meeting bersama tim pelatih dan seluruh official. Coach Pieter juga sudah memberikan program latihan yang harus kita jalankan. Ini murni program dari dia untuk persiapan laga Jumat lawan Bali United," lontarnya.
Tak hanya itu, Demerson juga memastikan absennya Pieter Huistra hanya berlangsung singkat. Sebab, pelatih berusia 59 tahun itu dijadwalkan sudah kembali memimpin latihan tim secara langsung pada Rabu (2/9) nanti.
"Hanya satu hari saja, untuk hari Selasa ini. Besok dia pasti sudah ada di sini lagi dan bisa kembali melatih tim," cetusnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja