Pelatih PSIM Jogja Van Gastel Masih Petakan Starting Eleven Timnya

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:34 WIB
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel. Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

JOGJA - Menjelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027, PSIM Jogja terus mematangkan persiapan. Laskar Mataram tercatat telah mengarungi lima laga uji coba yakni kontra Beta Jaya, UAD, Bhayangkara FC, Persekabpas Pasuruan, hingga Bali United.

Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel mengatakan, deretan laga uji coba itu memang sangat penting bagi timnya. Menurutnya, melalui pertandingan persahabatan itu tim pelatih dapat melihat sejauh mana kondisi tim, terutama dari sisi fisik.

"Seperti yang saya katakan musim lalu, hasil di pramusim tidak terlalu penting. Tapi itu penting untuk bagaimana kami memainkan gaya bermain yang diinginkan," jelasnya, Minggu (23/8/2026).

Baca Juga: Jadi Pusat Kuliner, Latar Rejo Diluncurkan; Geliatkan UMKM Lokal di Kelurahan Tegalrejo Jogja

Pelatih asal Belanda ini ingin membentuk fondasi internal tim terlebih dahulu sebelum terjun ke medan pertempuran kompetisi yang sesungguhnya, mulai 4 September 2026. "Yang lebih penting adalah chemistry antarpemain, kondisi fisik, cara kami saling memperlakukan, serta budaya tim yang ingin dibangun," tegasnya.

Oleh karena itu, dalam masa pramusim ini, Van Gastel memanfaatkan setiap laga uji coba untuk mengevaluasi kombinasi pemain di atas lapangan. Di mana pelatih berusia 54 tahun ini selalu memberi kesempatan tampil bagi seluruh penggawa demi memetakan kerangka terbaik starting eleven-nya nanti.

"Hubungan antarpemain, siapa yang cocok satu sama lain dalam sistem permainan yang ingin kami terapkan. Saya harus membuat keputusan yang adil mengenai siapa yang akan masuk starting eleven," tuturnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Super League musim 2026/2027 chemistry Laskar Mataram Jean Paul van Gastel PSIM Jogja