Tak Jadi Posisi Enam, Pelatih Pieter Huistra Pilih PSS Sleman Finish di Peringkat Delapan

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 20:04 WIB
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Foto: Dokumentasi PSS Sleman)
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Foto: Dokumentasi PSS Sleman)

SLEMAN - Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra menegaskan arah angin target Super Elang Jawa untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027. Alih-alih mematok finis di peringkat enam besar, pelatih asal Belanda itu secara realistis memilih agar Laskar Sembada mengamankan posisi di zona delapan besar.

​Keputusan penetapan target ini dinilai cukup masuk akal mengingat ketatnya peta persaingan kasta tertinggi sepak bola tanah air. Huistra menilai seluruh kontestan bakal tampil habis-habisan sejak awal musim untuk mengamankan posisi terbaik timnya. 

Baca Juga: Gelandang Anyar PSS Sleman Melvyn Lorenzen Belum Bisa Patok Target Super League 2026/2027

"Target, ya kami selalu mengatakan delapan besar. Jadi, itu target kami, tetapi kemungkinan setiap tim lain juga mengatakan hal yang sama. Setiap tim lain selalu seperti itu," ujarnya, Senin (17/8/2026).

Bukan tanpa sebab Huistra memilih target tersebut. Mantan arsitek Borneo FC itu menilai atmosfer kompetisi dengan format 18 tim, selalu menghadirkan dinamika yang dinamis dan bertekanan tinggi. 

Baca Juga: Warung di Bantul Banyak yang Jual Rokok Tanpa Cukai, Keuntungan Besar Jadi Alasan

Mayoritas kontestan dipastikan memiliki ambisi besar untuk merangsek ke papan atas, sementara prioritas utama PSS adalah menjaga stabilitas performa agar terhindar dari zona merah.

Oleh karena itu, dengan target delapan besar yang sudah dicanangkan, Huistra kini memfokuskan persiapan pada kedalaman skuad serta konsistensi permainan demi mengarungi ketatnya persaingan Super League 2026/2027. "Dari 18 tim, 14 ingin menjuarai kompetisi dan kami tidak ingin terdegradasi," lontarnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Super League musim 2026/2027 Super Elang Jawa laskar sembada PSS Sleman pieter huistra