Dari EPA U-16 Langsung Dipromosikan ke Tim Senior, Athaullah Daib Jadi Kiper Keempat PSIM Jogja

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB
Kiper muda PSIM Jogja yang dipromosikan ke tim senior dari tim EPA u-16 Athaullah Daib. (Foto: Dokumentasi. PSIM Jogja)
Kiper muda PSIM Jogja yang dipromosikan ke tim senior dari tim EPA u-16 Athaullah Daib. (Foto: Dokumentasi. PSIM Jogja)

JOGJA - Regenerasi pemain di tubuh PSIM Jogja terus berjalan. Manajemen Laskar Mataram kembali memberikan kesempatan kepada pemain muda binaan internal untuk bisa menembus tim senior.

Terbaru, kiper Elite Pro Academy (EPA) U-16 PSIM Jogja Athaullah Daib resmi dipromosikan ke skuad senior untuk mengarungi BRI Super League 2026/2027.

Kepastian itu juga sudah diumumkan melalui akun resmi PSIM. Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar mengatakan, Daib akan didaftarkan sebagai bagian dari skuad PSIM di kompetisi musim ini, dan statusnya sebagai kiper keempat.

Sebagai konteks, PSIM sudah memiliki tiga kiper lain, yaitu Cahya Supriadi, Harlan Suardi, dan Khairul Fikri. "Daib tentu akan didaftarkan sebagai bagian skuad kami di Super League musim ini," kata Iksan, Senin (10/8/2026).

Baca Juga: Buntut Robohnya Tembok SDN Minomartani 2, Pemkab Evaluasi Infrastruktur dan Prioritaskan Pembangunan

Promosi tersebut menjadi langkah penting bagi Daib yang sebelumnya memperkuat tim EPA U-16. Iksan menyebut, pemain muda tersebut memang menjadi salah satu nama yang mendapat perhatian manajemen dalam proses regenerasi pemain.

Menurutnya, promosi Daib tidak dilakukan secara tiba-tiba. Penjaga gawang muda tersebut lebih dulu mendapat kesempatan mengikuti latihan bersama tim senior dan menjalani penilaian dari tim pelatih, khususnya pelatih kiper PSIM Mario Capace.

"Di musim pertama PSIM mengikuti EPA, Daib adalah salah satu nama yang masuk perhatian kami di manajemen sebagai salah satu pemain muda potensial," ujar Iksan.

Dari sana, Daib kemudian mengikuti latihan bersama tim senior selama kurang lebih tiga pekan. Dari proses tersebut, tim pelatih memberikan penilaian positif yang kemudian menjadi salah satu dasar manajemen memberikan kontrak profesional pertamanya.

Baca Juga: Jeff Bezos Dikabarkan Masuk Konsorsium yang Ingin Beli Saham Liverpool

"Melalui koordinasi dengan tim pelatih, terutama pelatih kiper Mario Capace, Daib mendapat penilaian positif setelah ikut latihan. Itu yang mendasari kami untuk memberi dia kontrak profesional pertamanya," tutur Iksan.

Dengan promosi tersebut, Daib sekaligus mengisi slot kiper keempat PSIM pada musim 2026/2027. Posisi tersebut musim lalu ditempati Gilang Ardha, kiper jebolan EPA U-20 yang juga dipromosikan ke tim senior PSIM pada musim lalu.

Namun, untuk musim ini Gilang tidak lagi menjadi bagian dari skuad senior PSIM. Manajemen kemudian memberikan kuota kiper keempat tersebut kepada Daib.

Langkah itu menunjukkan keberlanjutan pola regenerasi di sektor penjaga gawang PSIM. Setelah sebelumnya memberikan kesempatan kepada pemain dari EPA U-20, musim ini manajemen kembali menaikkan pemain dari kelompok usia yang lebih muda.

Kebijakan tersebut sejalan dengan visi Direktur Utama PSIM Liana Tasno yang ingin keberadaan tim EPA tidak sekadar menjadi pelengkap struktur klub, tetapi menjadi bagian dari jalur regenerasi menuju tim utama.

Baca Juga: Mereda! DLH Jogja Tindaklanjuti Keluhan Pencemaran Pabrik Kulit di Prawirodirjan

Liana sebelumnya mengatakan, pengembangan pemain muda menjadi bagian penting dalam upaya PSIM membangun klub secara berkelanjutan. Menurutnya, tim muda harus mampu menjadi pemasok pemain bagi first team sehingga klub tidak terus bergantung pada aktivitas pembelian pemain. "Youth development ini yang akan menyuplai ke first team, sehingga kita nggak jual beli mulu," kata Liana.

Ia juga menilai pengembangan pemain muda memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat DIJ. Menurutnya, PSIM dapat menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkembang sekaligus membangun lingkungan yang positif melalui sepak bola.

"Kepengin banget youth development ini benar-benar bisa konsisten, dan menyuplai pemain ke senior, tapi implementasinya juga tidak gampang. Benar-benar butuh juga bantuan Yang Maha Kuasa untuk dimudahkan," ujarnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
BRI Super League 2026/2027 U-16 PSIM Athaullah Daib PSIM elite pro academy