SLEMAN - PSS Sleman telah melakoni laga uji coba yang dibarengi momen launching team menyongsong musim 2026/2027 di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (8/8/2026) malam. Menghadapi Kendal Tornado FC, juru taktik Super Elang Jawa Pieter Huistra memanfaatkan laga itu untuk menata menit bermain sekaligus memantau proses adaptasi pilar anyarnya.
Dalam pertandingan pramusim itu, Huistra menerapkan strategi rotasi penuh dengan membagi durasi tampil masing-masing pemain selama 45 menit. Langkah itu diambil guna melihat sejauh mana kebugaran dan pemahaman taktik seluruh penggawa Laskar Sembada.
"Ini pertandingan pertama. Semua orang bermain selama 45 menit. Senang melihat beberapa pemain asing sudah beraksi, begitu juga beberapa pemain baru," ujarnya, Minggu (9/8/2026).
Baca Juga: Pemukulan terhadap Pemain Divisi Super Liga 2026, Askab PSSI Bantul Serahkan ke Pihak Berwajib
Meski dalam laga uji coba itu PSS menang dengan skor 1-0, Huistra mengaku tetap memiliki berbagai catatan untuk timnya. Mantan pelatih Borneo FC ini menggarisbawahi pentingnya proses aklimatisasi bagi para rekrutan anyar, terutama legiun asing yang baru merumput di atmosfer sepak bola tanah air.
Menurutnya, tensi serta ritme permainan di Indonesia memiliki karakter tersendiri yang membutuhkan penyesuaian. Akan tetapi, di sisi lain ia menilai implikasi positif sudah mulai terlihat di lapangan. Para pemain baru dinilai mampu menunjukkan kualitas serta potensi besar yang dapat mendongkrak performa tim secara keseluruhan.
"Kalian sudah melihat sekilas dari para pemain baru. Tentu saja mereka harus beradaptasi, harus terbiasa dengan sepak bola Indonesia. Mereka sudah menunjukkan memiliki kualitas yang bagus," bebernya.
Baca Juga: Debit Sumber Air Menyusut di Puncak Kemarau, Armada Tangki Kini Hanya Angkut 7–8 Tangki Sehari
Tidak hanya menyoroti jajaran pemain senior dan legiun asing, Huistra juga memberikan apresiasi terhadap keberanian serta kontribusi para pilar muda yang mendapatkan kesempatan tampil pada laga launching itu. "Pemain lain juga memiliki kualitas baik. Pemain muda mulai masuk, jadi menyenangkan untuk dilihat," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja