JOGJA - PSIM Jogja kembali menambah kekuatan di lini serang menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram secara resmi telah mendatangkan winger asal Kosta Rika, Marvin Antonio Loria Leiton.
Pemain kelahiran 24 April 1997 itu menjadi rekrutan pemain asing terakhir PSIM Jogja pada bursa transfer awal musim ini. Kedatangan Loria sekaligus melengkapi komposisi pemain asing yang disiapkan untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.
Manajer Tim PSIM Jogja Iksan Mahar mengatakan, saat ini kebutuhan tim dari sisi komposisi pemain telah terpenuhi. Setelah mendatangkan Loria, fokus tim kini diarahkan pada persiapan akhir sebelum kompetisi dimulai.
"Marvin Loria ibarat pelengkap puzzle skuad PSIM Jogja jelang musim 2026/27. Kedatangannya mengakhiri aktivitas kami mendatangkan pemain baru jelang Super League bergulir per 4 September mendatang," ujar Iksan, Sabtu (8/8/2026).
Loria sendiri diharapkan menambah opsi bagi Jean Paul Van Gastel di sektor sayap. Pemain yang memiliki pengalaman bermain di Kosta Rika dan Amerika Serikat tersebut juga mempunyai kemampuan untuk ditempatkan di beberapa posisi pada area penyerangan.
Bagi PSIM, fleksibilitas tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menambah Loria ke dalam skuad. Kehadirannya diharapkan memberikan variasi dalam membangun serangan sekaligus meningkatkan persaingan di lini depan.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Mbah Warsiati, Lansia Yang Rutin Berkegiatan di Sekolah Lansia Kalimasada
"Loria amat diharapkan menjadi penyeimbang lini serang di sisi sayap. Pengalaman Loria juga dapat menjadi teladan bagi pemain-pemain lokal yang berposisi serupa dengan dirinya," lanjut Iksan.
Loria sebelumnya memiliki pengalaman bermain di sejumlah kompetisi, termasuk sempat memperkuat Benfica B di Portugal. Pengalaman tersebut menjadi modal tambahan bagi pemain yang kini akan menjalani tantangan baru bersama PSIM Jogja di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan bergabungnya Loria, PSIM kini tinggal mematangkan komposisi yang sudah terbentuk. Adaptasi pemain anyar dengan sistem permainan yang diterapkan Van Gastel menjadi salah satu pekerjaan yang perlu diselesaikan sebelum laga perdana.
Iksan menilai kemampuan Loria untuk menjalankan beberapa peran dalam sistem serangan dapat memberikan opsi tambahan bagi tim pelatih.
"Kemampuan Loria menempati beberapa posisi di sistem serangan, itu membuatnya jadi tambahan yang dapat bermanfaat bagi rencana taktik Coach Jean Paul," pungkas Iksan. (iza)
Editor : Winda Atika Ira Puspita