PSIM Jogja Siapkan Jalan untuk Para Talenta Muda di EPA dan Akan Dijembatani ke Tim Senior

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 21:26 WIB
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan. (Foto: Dokumentasi PSIM)

 
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan. (Foto: Dokumentasi PSIM)  

JOGJA - PSIM Jogja menegaskan komitmennya untuk memberi ruang bagi pemain binaan Elite Pro Academy (EPA) agar bisa menembus skuad utama. Memasuki musim kedua di Super League, Laskar Mataram terus membuka peluang bagi talenta muda hasil pembinaan internal agar merasakan atmosfer tim profesional.

Manajer tim PSIM Iksan Mahar mengatakan, langkah tersebut bukan sekadar memenuhi regulasi kompetisi, melainkan bagian dari visi jangka panjang klub dalam membangun regenerasi pemain.

Baca Juga: Jelang Super League 2026/2027 Liana Tasno Ajak Suporter Penuhi Stadion, Jadi Kunci PSIM Jogja Perkuat Tim

"Ada satu pemain EPA yang kita ajak berlatih. Itu sisi positif buat tim dan anak-anak muda yang ingin jadi pemain bola, bahwa tim EPA PSIM bisa jadi jembatan ke tim utama, yang tentu menjadi mimpi anak-anak di Jogja," ujar Iksan, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, komposisi skuad musim ini juga tidak akan diisi pemain dalam jumlah maksimal. Manajemen sengaja menyisakan ruang agar pemain muda dapat dipromosikan secara bertahap sesuai perkembangan mereka. "Kita akan coba bertahap untuk mempromosikan pemain-pemain EPA kita," katanya.

Iksan menilai pembinaan usia muda PSIM menunjukkan perkembangan positif. Pada musim lalu, tim EPA U-16 PSIM bahkan mampu menembus babak empat besar, sebuah capaian yang dinilainya cukup membanggakan mengingat itu merupakan musim perdana Laskar Mataram mengikuti kompetisi Elite Pro Academy setelah promosi ke kasta tertinggi.

Baca Juga: Balap Sepeda DIY Siap Raih Prestasi Nomor Track National Championship 2026 di Jakarta International Velodrome  

Sebagai informasi, musim 2026/2027 menjadi tahun kedua PSIM memiliki Elite Pro Academy setelah promosi ke Super League. Keberadaan tim EPA U-16, U-18, dan U-20 merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi setiap peserta kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Kini, PSIM mulai mengarahkan pembinaan tersebut agar menghasilkan pemain yang mampu menembus skuad senior dan bersaing di level profesional.

"Kemarin EPA U-16 kita ada di empat besar. Itu bisa dikatakan prestasi yang luar biasa untuk tim debutan EPA Super League," ungkapnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
EPA U-16 PSIM Super League EPA elite pro academy Laskar Mataram