PSIM Jogja Susun Uji Coba dengan Konsep Anak Tangga, Lawan Bertahap dari Liga Nusantara Hingga Super League

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 20:15 WIB
PRAMUSIM: Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. Dokumen PSIM Jogja
PRAMUSIM: Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. Dokumen PSIM Jogja

JOGJA - PSIM Jogja tidak sekadar menyusun jadwal uji coba pramusim, tetapi juga merancang tingkat kesulitan lawan secara bertahap.

Menghadapi musim kedua di kasta tertinggi sepakbola Indonesia, BRI Super League 2026/2027, Laskar Mataram akan menerapkan konsep anak tangga dalam enam hingga tujuh pertandingan uji coba yang digelar sepanjang Agustus mendatang.

Alih-alih langsung menghadapi sesama klub Super League, PSIM akan mengawali rangkaian laga dengan menghadapi tim dari level yang lebih rendah, kemudian meningkat secara bertahap hingga melawan klub-klub kasta tertinggi.

Pola tersebut dipilih agar perkembangan performa dan kesiapan tim dapat dibangun secara progresif menjelang kompetisi resmi yang dimulai pada 4 September.

Baca Juga: Klaim Pengembangan Pemain Muda Kedepankan Integritas, Liana Tasno: Tidak Ada Jual Slot di EPA PSIM

Manajer PSIM Jogja Iksan Mahar mengatakan, konsep tersebut disusun mengikuti program yang diinginkan pelatih kepala Jean Paul Van Gastel. Hal ini agar peningkatan intensitas pertandingan berjalan bertahap, meliputi Liga Nusantara atau liga 3, Championship atau liga 2, dan Super League atau liga 1.

"Kenaikannya akan seperti anak tangga di exhibition game nanti. Mulai mungkin dari tim Liga Nusantara, terus Championship, habis itu di Liga 1 atau Super League," ujar Iksan, Rabu (29/7/2026).

Diakuinya, sebagian besar calon lawan sudah dikantongi, meski masih ada beberapa rencana pertandingan yang tengah difinalisasi.

Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Kaji Vasektomi Monyet Ekor Panjang, Program Pemberian Pakan Tak Lagi Dianggarkan Tahun Depan

Seluruh agenda uji coba juga dipastikan berlangsung di Jogja, agar lebih efektif sekaligus memanfaatkan banyaknya klub yang menjalani pemusatan latihan di kota ini.

"Beberapa laga masih kita finishing, tapi lebih dari sebagian sudah confirm untuk jadwal dan juga siapa lawannya. Yang pasti lawannya akan menyesuaikan keinginan Coach Jean Paul," ungkapnya.

Iksan menjelaskan, pendekatan berjenjang tersebut diharapkan membuat para pemain tidak langsung menghadapi tekanan pertandingan dengan level tertinggi.

Baca Juga: Berawal Dari Berkebun di Galon Bekas, Kalurahan Palihan Terima Predikat Terbaik Dalam Program Ketapangmas

Selain memberi waktu bagi pemain baru untuk beradaptasi, pola itu juga memudahkan tim pelatih mengevaluasi perkembangan fisik, taktik, dan chemistry skuad dari pekan ke pekan.

"Seluruh uji coba dijadwalkan berlangsung di Agustus dan akan ditutup dengan laga launching tim sebelum PSIM mengawali perjuangan di BRI Super League 2026/2027," tambahnya. (iza/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
pramusim Anak Tangga uji coba Laskar Mataram PSIM Jogja