JOGJA - Penjaga gawang PSIM Jogja Cahya Supriadi kembali mendapat panggilan memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Kiper berusia 23 tahun itu masuk dalam skuad Garuda untuk menghadapi ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.
Manajemen PSIM sendiri telah menerima surat resmi dari PSSI terkait pemanggilan Cahya. Sebelumnya, penjaga gawang kelahiran Karawang itu lebih dulu mengikuti pemusatan latihan atau training camp (TC) tahap 1 pertengahan Juli 2026.
Selanjutnya, Cahya dijadwalkan mengikuti TC tahap 2 di Bali, 12-25 Juli 2026. Setelah itu, ia akan bergabung bersama Timnas untuk menjalani ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 yang berlangsung 25 Juli-27 Agustus 2026.
Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar menyambut positif pemanggilan salah satu pemain andalan Laskar Mataram ini. Menurutnya, kesempatan membela Timnas merupakan kebanggaan bagi klub sekaligus menjadi bentuk kepercayaan terhadap kualitas yang dimiliki Cahya.
"Kami bangga Pelatih Timnas John Herdman memberi kepercayaan kepada salah satu pemain andalan PSIM Jogja, Cahya Supriadi. Kami harap Cahya memberi kemampuan terbaik dalam setiap sesi bersama skuad Garuda," ungkap Iksan, Sabtu (25/7).
Bagi Cahya, ajang ASEAN Championship bukan pengalaman baru. Ia sebelumnya juga pernah memperkuat Timnas di turnamen serupa pada 2024. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal untuk tampil lebih matang dan membantu Garuda bersaing di turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.
Iksan berharap pengalaman yang telah dimiliki Cahya dapat berkontribusi dalam upaya Timnas Indonesia meraih prestasi yang lebih baik pada edisi kali ini.
"Tampil di ajang ASEAN bukan hal baru bagi Cahya karena dia pernah tampil di ajang serupa 2024. Kami harap Cahya bisa mempersembahkan prestasi lebih baik bagi Timnas yang belum pernah juara ajang sepak bola paling prestise di Asia Tenggara," ungkapnya.
Baca Juga: Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel Kebut Adaptasi Pemain Baru, Bidik Performa Maksimal
Selain memberi manfaat bagi tim nasional, PSIM juga berharap pengalaman internasional itu dapat memperkaya kemampuan Cahya, baik dari sisi teknik, mental, maupun kematangan bermain. Pengalaman tersebut diharapkan bisa dibawa pulang untuk memperkuat Laskar Mataram dalam mengarungi kompetisi Liga Indonesia musim 2026/27.
"Bagi PSIM, kehadiran Cahya di Timnas semoga bisa meningkatkan kemampuan pribadi dia yang juga memberikan dampak positif bagi PSIM di musim mendatang," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja