JOGJA - Manajemen PSIM Jogja serius mempersiapkan segala aspek jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027. Tak hanya dari skuad pemain, jajaran manajerial pun banyak merekrut muka baru. Mulai dari mantan wartawan jadi manajer tim hingga mantan sekretaris timnas Indonesia di manajer operasional.
Mereka pun dikenalkan langsung oleh Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno di Wisma PSSI, Selasa (21/7). Adapun nama-nama dalam jajaran manajemen yang dikenakan ini adalah, yang pertama Iksan Mahar, seorang mantan jurnalis olahraga senior di salah satu mendia nasional Indonesia ini ditunjuk untuk mengomandani aspek manajer tim.
Passion serta pemahamannya yang mendalam terhadap peta sepak bola nasional diharapkan mampu membawa efektivitas dalam perekrutan pemain.
Yang kedua ada Erwan Hendarwanto, pelatih yang berhasil membawa tim yang lahir pada tanggal 5 September 1929 itu ditunjuk untuk menjadi Direktur PSIM Akademi. Meski sempat terkendala masalah kesehatan, akan tetapi menurut wanita yang akrab disapa Liana ini, komunikasi dan koordinasi Erwan Hendarwanto saat ini telah berjalan intensif untuk pembinaan pemain muda.
Baca Juga: 21 Pemain Ikuti Latihan Perdana PSIM Jogja; Ada Dua Pemain Asing dan Dua Lokal Baru
Yang ketiga ada Wendy Umar yang musim lalu menjadi Ketua Panpel PSIM Jogja sekarang menjadi manajer operasional bagian Jogjakarta. Lalu yang terakhir ada Tegar Diokta Andias yang pernah menjadi sekretaris tim Indonesia saat meraih medali emas SEA Games 2023 lalu, didapuk sebagai manajer operasional tim secara keseluruhan.
Meski telah memperkenalkan jajaran manajemen baru. Tapi saat ditanya mengenai siapa Ketua Panpel PSIM Jogja yang baru untuk musim 2026/2027, Liana masih enggan membocorkannya. "PSIM ini dibangun atas dasar kebaikan dan integritas. Jadi kalau cinta PSIM, mari kami hilangkan rasa curiga dan rasa benci. Kami ingin membangun vibes yang enak, tenang, dan saling menjaga satu sama lain," kata Cik Liana, sapaanya.
Menurut dia, pemilihan orang-orang tersebut diambil sebagai bentuk komitmen Laskar Mataram untuk terus berbenah. Serta meningkatkan profesionalisme klub secara berkelanjutan.
jika perubahan dan penguatan struktur di tubuh manajemen ini berlandaskan visi harmoni, kreativitas, serta kesamaan integritas demi membawa tim berlogo Tugu Pal Putih itu bisa terus berprestasi.
Baca Juga: Iksan Mahar, Manajer Baru PSIM Jogja; Banting Stir dari Jurnalis, Ingin Tantangan Lain
Manajer baru PSIM Jogja Iksan Mahar menjelaskan keputusan untuk beralih dari dunia media ke industri sepak bola didasari oleh rasa nyaman terhadap kultur Jogja yang dinilai sejalan dengan DNA dan trah PSIM Jogja.
Setelah malang melintang di dunia jurnalisme olahraga mulai dari wartawan cetak, media online, produser podcast, komentator televisi, hingga meliput Piala Dunia 2022 di Qatar, Iksan merasa tertantang untuk mendedikasikan pengalamannya ke ranah manajerial klub. "Saya berharap bisa menggoreskan sejarah dan tinta emas baru untuk PSIM menjelang usia satu abad klub," tegasnya.
Sementara, Manajer operasional PSIM Jogja Tegar Diokta Andias mengatakan dengan bekal pengalaman berharga dari lingkaran manajemen tim nasional Indonesia, mulai dari pencapaian di Piala Asia 2023, SEA Games Kamboja, hingga Kualifikasi Piala Dunia. Pengalaman operasional tingkat tinggi tersebut kini ingin ia terapkan langsung di level klub bersama tim kebagian masyarakat Kota Jogja "Dengan pengalaman kurang lebih empat tahun di tim nasional, insyaAllah saya bersama manajemen akan membimbing dan memberikan yang terbaik untuk PSIM ke depannya," ujarnya. (ayu/pra)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja