KEBUMEN - Proses revitalisasi Stadion Candradimuka dipastikan terus berlanjut. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 5,4 miliar untuk penambahan fasilitas pusat olahraga atau sport center di area stadion tersebut.
Dari pagu anggaran yang tersedia proyek pekerjaan akan fokus pada sejumlah fasilitas penunjang stadion. Antara lain lapangan voli, lapangan basket, jalur lari, titik ikonik, ruang ganti atlet, pusat kuliner, toilet dan sanitasi. Selain itu revitalisasi taman, musala, akses keamanan dan pintu darurat serta pagar.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen Tri Mujiyanto menjelaskan, Stadion Candradimuka akan ditata ulang agar lebih jauh representatif dan nyaman untuk berkegiatan.
Baca Juga: Warga Palihan Tagih Janji Bupati Kulon Progo, Gegara Penggantian TKD Mandeg Tanpa Kejelasan
Selain sebagai pusat pembinaan atlet, stadion tersebut juga dirancang untuk pusat aktivitas olahraga masyarakat secara umum. "Kami fokus pada renovasi fasilitas stadion agar sesuai standar," jelasnya, disela peletakan batu pertama revitalisasi stadion, Rabu (15/7).
Dia mengungkapkan, fokus pekerjaan tahun ini meliputi area dalam dan pengembangan kawasan barat stadion. Sejumlah fasilitas yang disediakan dirancang sesuai standar, seperti penambahan akses pintu keluar serta pagar bagian dalam stadion yang disesuaikan dengan standar FIFA.
Rencana revitalisasi stadion bersifat multiyears atau tahun jamak, di mana pada tahun ini akan fokus pada pembangunan fasilitas dan sisi area barat, sementara pada 2027 pembangunan akan kembali dilanjutkan ke area timur stadion.
Adapun pekerjaan tahun ini akan berlangsung selama 120 hari kalender, terhitung sejak 13 Juli hingga 9 November 2026.
Guna menambah kenyamanan, kata Tri, konsep penataan kawasan stadion akan diberlakukan sebagai area tertutup. Pihaknya juga sedang berupaya merubah status jalan di kawasan tersebut agar menjadi bagian dari aset stadion.
Dengan begitu masyarakat lebih nyaman beraktivitas karena jalan tidak lagi digunakan sebagai akses lalu lintas umum. "Tahun ini kami pastikan area menjadi tertutup," ungkapnya.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan, proyek revitalisasi stadion bukan sekadar perbaikan fisik infrastruktur. Di sisi lain juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat masyarakat serta melahirkan atlet berprestasi.
Ia juga berpesan agar pembangunan stadion memperhatikan kualitas dan spesifikasi mutu teknis. "Ini uang rakyat, hasilnya harus memberikan manfaat sebesar-besarnya," tegasnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo