JOGJA - Sebanyak 1.087 peserta dari perwakilan lima KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) kabupaten/kota di DIY mengikuti Festival Olahraga Daerah (Forda) II DIY 2026.
Ajang olahraga masyarakat ini berlangsung dua hari, Sabtu (4/7/2026) dan Minggu (5/7/2026) di sejumlah lokasi yakni Lippo Plaza Jogja, kawasan Sorowajan, SMKN 5 Jogja, dan Balai Desa Banguntapan.
Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Arfi Hidananto mengatakan, Forda II DIY 2026 diharapkan menjadi momentum untuk semakin menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat melalui olahraga.
Baca Juga: Real Madrid Umumkan Denzel Dumfries sebagai Rekrutan Anyar Keempat
"Bangun kebiasaan hidup yang lebih baik dengan menjaga tubuh, berolahraga, bergembira, dan memperkuat perjumpaan sosial melalui aktivitas bersama," ucapnya, Minggu (5/7/2026).
Arfi mengatakan, olahraga masyarakat memiliki kedekatan dengan kehidupan sehari-hari. Sebab, olahraga itu dapat diikuti oleh semua kalangan dan kelompok usia.
Selain mudah diakses, lanjut Arfi, olahraga masyarakat juga mampu menumbuhkan nilai-nilai sportivitas, persaudaraan, kedisiplinan, hingga rasa memiliki terhadap Jogjakarta.
"Saya berharap Forda II ini menjadi momentum untuk memperluas gerakan hidup sehat di tengah masyarakat. Jadikan kegiatan ini sebagai ruang kegembiraan, silaturahim, dan penguatan budaya hidup bugar," cetusnya.
Sementara Ketua Kormi DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, Forda II DIY 2026 ini menjadi wadah penting dalam pengembangan olahraga masyarakat di Jogja.
Tahun ini, festival diikuti 19 Induk Organisasi Olahraga (Inorga), meski satu di antaranya hanya tampil sebagai peserta eksebisi.
Baca Juga: Gantikan Julian Nagelsmann, Jürgen Klopp Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman
Sebanyak 18 Inorga itu, lanjut Baskara, mempertandingkan total 54 jenis olahraga (jenor).
Berbeda dengan KONI maupun NPC Indonesia yang berorientasi pada prestasi, KORMI lebih berfokus membantu pemerintah dalam meningkatkan kebugaran dan kesehatan masyarakat melalui olahraga yang membudaya. "Sehingga olahraga itu bisa menjadi life style (gaya hidup) dan menjadi ciri keseharian dari masyarakat," tegasnya.
Meski mengedepankan semangat pemassalan olahraga dan mengajak masyarakat lebih aktif bergerak, Baskara Aji berharap Forda II DIY 2026 juga memiliki peran strategis sebagai ajang seleksi atlet. Para peserta terbaik nantinya dipersiapkan untuk memperkuat kontingen DIY pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) yang mempertandingkan 99 nomor. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun