Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Yogyakarta Masuk Empat Besar, Adu Penalti Tutup Rangkaian MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026

Heru Pratomo • Senin, 29 Juni 2026 | 04:40 WIB
Laga antara tim All Stars Yogyakarta melawan Surabaya
Laga antara tim All Stars Yogyakarta melawan Surabaya

 

 

 

 

 

RADAR JOGJA - Drama adu penalti menjadi akhir rangkaian kejuaraan sepak bola putri yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife bertajuk MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026. 

 

Berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada 23 hingga 28 Juni, All-Stars Kudus berhasil mempertahankan gelar kampiun setelah melakoni pertarungan sengit di partai final kontra All-Stars Jakarta dengan skor akhir 0-0 (4-3) lewat drama adu penalti. Sementara All-Stars Surabaya menempati podium ketiga usai mengalahkan All-Stars Yogyakarta 1-0. 

 

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengapresiasi seluruh pihak yang telah menghadirkan MilkLife Soccer Challenge sebagai wadah pembinaan sepak bola putri di Indonesia. Menurutnya turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi langkah nyata membangun masa depan sepak bola putri yang lebih inklusif dan berprestasi. 

Baca Juga: Inovasi Jadi Fondasi Pembangunan Daerah, Belasan Individu dan Kelompok di Kabupaten Magelang Terima Bupati Award 2026

“PSSI telah menyiapkan blueprint 10 tahun menuju Piala Dunia Wanita 2035. Sekarang, kita tidak lagi hanya bicara rencana, tapi sudah bergerak dengan aksi nyata melalui program dan kompetisi seperti MilkLife Soccer Challenge. Kemajuan ini hanya bisa tercapai lewat kolaborasi antara pemerintah, swasta, komunitas, sekolah, dan orang tua. MilkLife Soccer Challenge sudah jadi contoh nyata kolaborasi tersebut,” ujar Erick. 

 

 

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono mengatakan, sengitnya pertandingan dari fase grup hingga babak puncak MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 menandakan perkembangan kemampuan pesepakbola putri usia dini yang kian merata. 

 

Hal ini tak lepas dari upaya untuk terus menumbuhkan ekosistem sepak bola putri Indonesia agar terus bergeliat melalui turnamen yang diselenggarakan secara berjenjang dan berkesinambungan. Guna menyaring lebih banyak lagi talenta pesepakbola putri Tanah Air, musim depan MilkLife Soccer Challenge melakukan ekspansi dengan penambahan kota penyelenggaraan, yakni Jayapura, Garut, serta Jakarta yang dibagi dua regional (Jakarta Timur dan Jakarta Utara). 

Baca Juga: Pendonor Darah Sukarela di Kabupaten Sleman Peroleh Penghargaan

Musim ini, kata dia, terlihat perkembangan yang sangat positif yang terlihat dari pertandingan berlangsung lebih kompetitif mulai fase grup hingga final, kualitas permainan, semangat dan mental mereka meningkat, kemampuan antar peserta pun kian berimbang. Bersamaan dengan itu, dukungan dari orangtua, sekolah, dan stakeholder terkait juga semakin besar. 

 

"Banyak pemain yang kini rutin berlatih di SSB karena ingin lebih menekuni sepak bola. Perkembangan ini memberikan keyakinan kepada kami untuk memperluas jangkauan pembinaan dengan menambah tiga kota penyelenggara mulai musim depan,” kata Teddy. 

 

Sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife kembali memberikan kesempatan bagi atlet belia guna merasakan atmosfer kompetisi di level internasional. Setelah sukses mengirim dua tim ke JSSL Singapore 7's 2025 dan menjadi runner-up, tahun ini sebanyak 34 pemain terbaik MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 diterbangkan ke SingaCup 2026 yang berlangsung pada 31 Oktober - 7 November mendatang. 

Baca Juga: Kenalkan 12 Destinasi Wisata Unggulan Kebumen, 1.500 Pelari KGTR Diajak Melintasi Delapan Desa

Ajang tersebut merupakan salah satu turnamen sepak bola bergengsi di Asia yang melibatkan talenta-talenta muda dari berbagai negara, termasuk beberapa perwakilan dari akademi sepak bola di Indonesia. 

 

“MLSC All-Stars tidak berhenti di putaran nasional. Kami membentuk dua tim yang diisi oleh pemain terbaik hasil pantauan tim talent scouting untuk berlaga di SingaCup 2026. Melalui kompetisi tersebut, para atlet diharapkan menjadi ajang akselerasi kemampuan, meningkatkan mental, dan menambah jam terbang di level internasional. Pengalaman itu bertujuan guna membentuk talenta yang lebih matang sebagai bagian dari regenerasi Timnas Putri Indonesia,” ujar Teddy Tjahjono. 

 

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago mengungkapkan, proses talent scouting tidak hanya berfokus pada talenta individu, tetapi juga pemahaman bermain dan pengambilan keputusan di lapangan. Meski masih berada di level Sekolah Dasar, para pemain sudah mampu tampil percaya diri dan menunjukkan kematangan permainan, melampaui kelompok usianya. Menurutnya, aspek tersebut menjadi bekal penting membentuk tim untuk bersaing di level internasional. 

Baca Juga: UPNVY Sebut Besaran Sanggah UKT di Kampusnya Disesuaikan dengan Indeks Kemampuan Orang Tua

“Kita mencari pemain yang punya potensi dari aspek football intelligence. Mereka harus mampu beradaptasi cepat terhadap perubahan pola permainan, bermain efektif, bisa mengatur tempo permainan dan dinamis. Mungkin kriteria penilaian itu cukup rumit bagi pemain usia SD, tetapi dari MilkLife Soccer Challenge mereka mampu menunjukkan hal tersebut. Melihat performa mereka di lapangan, kami optimistis membangun tim yang kompetitif, atraktif dan bisa bersaing dengan negara lain,” ujar Jacksen. 

 

Business Unit Head Dairy - PT Global Dairi Alami, Didiet Fadriana Abdulkadir, mengapresiasi semangat juang seluruh peserta MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 yang telah menampilkan permainan terbaik sejak hari pertama kompetisi. Baginya, setiap pertandingan yang tersaji bukan sekadar kompetisi, melainkan bukti nyata bahwa investasi dalam pembinaan sepak bola putri usia dini kini mulai berbuah hasil. 

 

"Teknik mereka makin matang, mental bertandingnya semakin tangguh, dan sportivitas mereka patut diteladani," ungkapnya penuh semangat. 

Baca Juga: Pemkab Magelang Buka Kanal Pengaduan untuk Awasi Penjualan Seragam di Sekolah

Rasa bangga itu ia tuangkan dalam pesan yang mengalir tulus untuk para juara dan pemain terpilih yang akan mewakili Indonesia di SingaCup 2026. "Selamat kepada tim juara dan para pemain terbaik! Kalian telah menunjukkan perjuangan luar biasa sejak hari pertama kompetisi bergulir. Teruslah berlatih, jangan pernah berhenti bermimpi, dan selalu bawa semangat #BeraniCetakGol ke mana pun kalian melangkah," imbuhnya. 

 

Lebih dari sekadar turnamen, Didiet menegaskan, MilkLife Soccer Challenge adalah bagian dari misi yang lebih besar, yakni menjaring bibit-bibit pesepak bola putri berbakat dari seluruh penjuru Indonesia, musim demi musim. "MilkLife berkomitmen untuk mendukung Indonesia mewujudkan generasi emas di tahun 2045, dengan memberikan asupan nutrisi yang tepat," ujarnya.

Editor : Heru Pratomo
#milklife soccer challenge all-stars 2026 #Yogyakarta #Jacksen F. Tiago #Djarum Foundation #teddy tjahjono