Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rayakan Ultah Sewindu, BM Kulon Progo Komitmen Hapus Stigma Anarkistis

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 28 Juni 2026 | 19:55 WIB
ELEGAN: Presiden Brajamusti RM Satrio Wijayanto berdiskusi dengan mantan Presiden Brajamusti Muslich Burhanudi dan pengurus BM KP saat perayaan HUT ke-8 di Pantai Glagah, Kulon Progo, Sabtu (27/6) malam. (Foto: Rizky Wahyu/Radar Jogja)
ELEGAN: Presiden Brajamusti RM Satrio Wijayanto berdiskusi dengan mantan Presiden Brajamusti Muslich Burhanudi dan pengurus BM KP saat perayaan HUT ke-8 di Pantai Glagah, Kulon Progo, Sabtu (27/6) malam. (Foto: Rizky Wahyu/Radar Jogja)

 KULON PROGO - Delapan tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah wadah suporter untuk terus bertumbuh.

Di usianya yang kini genap sewindu, Brajamusti Korwil Kulon Progo (BM KP) berkomitmen untuk terus mendewasakan diri. 

Ketua BM KP Bayu Puspo mengatakan, dalam momentum hari jadi ke-8 kali ini diharapkan dapat menjadi titik balik penting untuk bertransformasi menjadi elemen suporter yang lebih elegan, tertib, dan menghapus stigma anarkis di masyarakat.

"Korwil Kulon Progo ini membawahi tidak cuma di Kulon Progo, bahkan sampai ke Kebumen dan Purworejo.

Baca Juga: Dua Kelompok Belum Sepakat, Pemkal Tepus Lanjutkan Mediasi untuk Pengelolaan Pantai Watulawang

Intinya selama ini kami masih satu komando, satu visi untuk mendukung PSIM," ucapnya saat merayakan HUT ke-8, di Pantai Glagah Kulon Progo,  Sabtu (27/6/2026) malam.

Meski memiliki anggota lumayan banyak, Bayu menyatakan sejauh ini koordinasi antaranggota, terutama terkait pengondisian jalur keberangkatan maupun kepulangan saat laga kandang maupun tandang, masih berjalan kondusif. Sehingga arah reformasi dan transformasi yang berbau anarkisme diharapkan dapat ditinggalkan.

"Ya itu sudah saatnya. Karena masa transformasi ini kan presidennya baru, pengurusnya baru, dan era sepak bola sekarang hal-hal yang lama sudah tidak relevan," cetusnya.

Sementara, Presiden Brajamusti RM Satrio Wijayanto mengatakan, usia sewindu merupakan usia yang sudah matang bagi wadah suporter PSIM.

Sehingga harapannya, BM KP mampu menjadi corong perubahan sekaligus percontohan bagi korwil-korwil lain di luar Kota Jogja.

Baca Juga: UKT Tinggi, Ortu dan Mahasiswa Wajib Sesuaikan Kemampuan; Kampus Negeri Kini Tak Lagi Lebih Murah dari Swasta

"Harapan saya bisa lebih bagus. Bisa lebih bertransformasi sebagai suporter yang jauh dari Kota Jogja untuk menjadi contoh yang positif," cetus pria yang akrab disapa Dodok ini.

Meski mengaku turut mengapresiasi loyalitas tanpa batas dan totalitas yang selama ini ditunjukkan kepengurusan maupun anggota BM KP dalam mengawal Laskar Mataram, sebagai Presiden Brajamusti ia kembali mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban di wilayah perbatasan demi nama baik organisasi secara keseluruhan.

"Ini  agar tercipta suasana kondusif di DIJ dalam mendukung tim kebanggaan PSIM," tandasnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#BM KP #Brajamusti Korwil Kulon Progo #Muslich Burhanudi #PSIM #Brajamusti