Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno. (Dokumen PSIM Jogja)
JOGJA - Manajemen PSIM Jogja rupanya tak mau membuang waktu dalam menatap kompetisi Super League musim 2026/2027 nanti. Sebab, tim berjuluk Laskar Mataram sudah tancap gas menyusun kekuatan baru, bahkan jauh sebelum kompetisi musim 2025/2026 lalu resmi berakhir.
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno mengatakan, sebenarnya manajemen telah menyusun rencana strategis (blueprint) jangka panjang sejak akhir tahun atau Desember 2025 lalu.
Evaluasi dan perburuan pemain pun juga sudah mulai dicicil demi membentuk skuad yang kompetitif untuk musim 2026/2027 nanti.
"Pastilah kalau (persiapan) kami sudah bergerak membuat blueprint," jelasnya, Minggu (21/6/2026).
Selain telah membuat blueprint, Yuliana mengungkapkan jika pihak manajemen juga telah melakukan pemetaan kerangka tim untuk musim depan.
Itu juga diklaim sudah berjalan sangat detail. Manajemen bersama tim pelatih telah mengantongi nama-nama pemain yang masuk dalam proyeksi masa depan tim.
"Contohnya, lini mana yang harus diperkuat, itu segala macam udah kami kerjakan gitu ya. Terus juga bagaimana kompetitifnya musim depan juga sudah kami analisa," bebernya.
Kendati demikian, wanita yang akrab disapa Liana ini menegaskan jika langkah yang telah dilakukan pihak manajemen itu tidak akan bisa berjalan mulus tanpa adanya sinergi dari seluruh elemen.
Sebab baginya, dukungan positif dari suporter dan masyarakat adalah bahan bakar utama untuk PSIM Jogja melangkah ke depan.
Maka dari itu, Liana meminta kepada para suporter untuk menghilangkan prasangka negatif yang meragukan keseriusan manajemen dalam membangun tim.
"Kami betul-betul perlu dukungan, karena kerja keras kami dan jerih upaya kami akan menjadi sia-sia. Terutama tentang curiga-curiga yang gak bekerja dengan baik dan lain-lain gitu," tandasnya. (ayu)