JOGJA - Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno secara blak-blakan mengungkapkan beratnya beban yang harus dipikul manajemen saat ini.
Wanita yang akrab disapa Liana ini mengaku tak sanggup jika seluruh urusan, termasuk menyikapi penurunan jumlah penonton akibat perpindahan homebase ke Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, hanya dibebankan kepada manajemen semata.
"Berat banget. Saya sendiri juga nggak kuat gitu. Nggak kuat saya sendiri," katanya, Jumat (19/6/2026).
Oleh karena itu, dalam menyongsong kompetisi Super League musim 2026/2027 nanti, Liana menginginkan adanya dukungan dari pemerintah daerah.
Baca Juga: Kedatangan Pemain Baru PSS Sleman Akan Diumumkan Akhir Juni Nanti
Meski selama ini pemerintah daerah telah memberikan dukungan moral bagi klub, tetapi di tengah situasi sulit seperti sekarang, PSIM butuh lebih dari sekadar restu.
Manajemen butuh aksi nyata di lapangan. ""Memang pemerintah setempat sudah mendukung secara moral. Tapi kami perlu juga realisasi," bebernya.
Liana membutuhkan dukungan dari pemerintah setempat karena saat ini manajemen menyadari betul dinamika politik dan arah kebijakan nasional yang dinilainya kurang berpihak pada sektor olahraga dan infrastruktur penunjangnya. Berbeda dengan periode pemerintahan sebelumnya.
"Ya, memang itu dimengerti, tidak mudah juga," cetusnya.
Maka dari itu, melihat situasi yang serbasulit ini Liana mencoba realistis.
Baca Juga: Mantan Bek Kanan Persija Rio Fahmi Santer Dikaitkan dengan PSS Sleman
Jika memang bantuan konkret dari pemangku kebijakan belum bisa mengalir, pihak manajemen hanya mengetuk pintu hati semua pihak untuk setidaknya menyelipkan doa terbaik bagi eksistensi PSIM di kancah sepak bola tanah air.
"Kalau misalnya belum bisa membantu PSIM, at least bantu doa aja deh gitu untuk PSIM. Supaya kami terus bertahan di Liga 1 selamanya," tegasnya.
Bagi Liana, PSIM bukan sekadar klub sepak bola yang mengejar profit semata.
Lebih dari itu, ada roda ekonomi yang bisa menjadi berkah bagi masyarakat DIY.
"Walaupun kami belum cuan (untung) ya. Bisa menjadi berkah bagi teman-teman yang bekerja di sini semua sebagai panpel, dari yang sekecil-kecil apa pun," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun