JOGJA - RM Satrio Wijayanto atau yang akrab disapa Dodok resmi terpilih sebagai Presiden Brajamusti untuk masa jabatan 2026-2029.
Dodok mendapatkan suara terbanyak di musyawarah anggota (Musta) ke-6 wadah suporter PSIM Jogja itu di Grha Pandawa, Kompleks Balai Kota, Jogja, Minggu (14/6/2026).
Dalam musta ke-6 Brajamusti (Brayat Jogja Mataram Utama Sejati) itu, ada dua kandidat.
Selain Dodok yang maju sebagai calon nomor urut dua, terdapat Umar Heppy Alhasni sebagai calon nomor urut satu.
Baca Juga: Training Ground PSS Sleman Berada di Bimomartani Ngemplak, Pemkab Siapkan Lahan 12 Hektare
Usai terpilih, Dodok menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengawal jalannya musyawarah hingga berlangsung aman dan tertib.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian Musta Brajamusti berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ini menjadi bukti bahwa Brajamusti semakin matang dan dewasa dalam berorganisasi," ucapnya, Senin (15/6/2026).
Meski terpilih, Dodok mengaku jika kemenangan yang diraih bukan semata kemenangan pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar Brajamusti.
"Saya menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang tak terhingga kepada para sesepuh, jajaran pengurus, dan yang paling utama seluruh pengurus laskar serta akar rumput atas amanah besar ini," ungkapnya.
Oleh karena itu, Dodok mengajak seluruh elemen Brajamusti untuk kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai.
Itu dikatakannya demi mendukung kejayaan PSIM Jogja serta menjaga situasi tetap kondusif.
"Kami semua melebur menjadi satu wadah, satu perjuangan demi kejayaan Laskar Mataram, serta berkomitmen menjaga kondusivitas Bumi Mataram," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno menyebut, Presiden Brajamusti baru yang telah terpilih merupakan pilihan dari para suporter untuk masa depan PSIM.
Harapannya, Dodok bisa menjaga persatuan semua laskar yang ada di Brajamusti. "Karena yang saya harapkan, jangan ada lagi kecurigaan di antara kita," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun