Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polisi Paris Tahan 45 Orang Dalam Kerusuhan Setelah PSG Amankan Gelar Juara Liga Champions

Satria Putra Sejati • Minggu, 31 Mei 2026 | 11:44 WIB
Polisi Paris coba menenangkan kerusuhan di Paris setelah PSG meraih gelar juara Liga Champions untuk kedua kalinya secara berturut-turut. (AP Photo/Thomas Padilla)
Polisi Paris coba menenangkan kerusuhan di Paris setelah PSG meraih gelar juara Liga Champions untuk kedua kalinya secara berturut-turut. (AP Photo/Thomas Padilla)

RADAR JOGJA - Polisi Paris menahan 45 orang setelah kerusuhan mengganggu perayaan kemenangan gelar Liga Champions kedua Paris Saint Germain secara berturut-turut pada Sabtu malam dan sekelompok orang mencoba menyerbu kantor polisi di ibu kota Prancis.

Para suporter mulai merayakan di Paris setelah peluit akhir dibunyikan sebelumnya pada malam hari di Budapest, Hongaria, tempat PSG menang dengan mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dalam final yang dramatis.

Puluhan suporter berbaris di sepanjang jalan-jalan dekat Arc de Triomphe, dengan beberapa menyalakan suar dan membunyikan klakson mobil. Sekitar 20.000 orang berkumpul di Champs-Elysees, dengan polisi berupaya mengendalikan kerumunan.

Baca Juga: Kabar Buruk bagi Skotlandia, Billy Gilmour Akan Absen di Piala Dunia 2026 Setelah Alami Cedera Lutut Dalam Laga Uji Coba

Namun, kepolisian Paris mengatakan kelompok-kelompok kecil menyebabkan gangguan di berbagai lokasi, dengan beberapa merusak toko dan melakukan pembakaran yang menyebabkan satu petugas terluka.

"Mereka yang mencoba menyerbu kantor polisi di lingkungan mewah Arrondissement ke-8 dibubarkan," kata polisi.

Dikatakan bahwa pada pukul 10 malam, 45 orang ditahan.

Baca Juga: Kembali Cedera, Manajer Brasil Carlo Ancelotti Tidak Menyesal Memanggil Neymar ke Piala Dunia 2026

Jalan lingkar utama yang mengelilingi Paris sempat diblokir oleh kerumunan massa sebelum polisi membubarkannya. Polisi juga mengatakan satu toko roti dan sebuah restoran mengalami kerusakan.

Petugas juga mengendalikan sekitar 1.000 orang yang berkumpul di dekat stadion PSG di Distrik ke-16 dan membersihkan barikade yang terbuat dari sepeda.

Pada Mei tahun lalu, ketika polisi melakukan lebih dari 500 penangkapan di seluruh Prancis setelah gelar pertama PSG, Paris berada dalam keadaan siaga tinggi, dengan 8.000 petugas polisi dikerahkan di seluruh kota.

Baca Juga: Pengakuan Kahudi Wahyu, Gaji Belum Tuntas Dibayarkan PSIS dan PSBS: Dijaminkan Kendaraan Tapi BPKB Tak Diberi

Editor : Satria Putra Sejati
#psg #Paris Saint Germain #Polisi #paris #liga champions