RADAR JOGJA - Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia tidak berencana untuk mengganti Neymar dalam skuad Piala Dunia dan menepis pertanyaan tentang apakah ia akan memilih penyerang tersebut jika ia mengetahui seberapa parah cedera betisnya.
Neymar telah absen karena masalah betis kanan sejak pertengahan Mei dan belum bermain untuk Brasil sejak mengalami robekan ACL pada Oktober 2023, namun ia dipanggil oleh Ancelotti untuk skuad Brasil pekan lalu.
Santos mendiagnosis Neymar mengalami edema yang menyebabkan pembengkakan di betisnya tetapi yakin pemain tersebut akan fit pekan ini.
Baca Juga: Mikel Arteta Desak Arsenal Harus Semakin Ambisius Setelah Kekalahan di Final Liga Champions dari PSG
Tes selanjutnya akan dilakukan ketika ia bergabung dengan tim Brasil mengungkapkan bahwa ia mengalami cedera otot tingkat 2 dan akan absen selama dua hingga tiga minggu lagi.
Ditanya pada hari Sabtu apakah ia akan memanggil Neymar jika ia mengetahui cedera tersebut adalah cedera tingkat dua dan bukan pembengkakan, Ancelotti menjawab dengan sebuah lelucon.
"Jika kakek saya punya roda, dia akan menjadi mobil," kata Ancelotti.
Baca Juga: Puluhan Balon Udara Warnai Langit Candi Ngawen Magelang, Jadi Magnet Waisak 2570 BE dalam BPF 2026
"Sejak saya memutuskan skuad, Neymar termasuk dalam 26 pemain," imbuhnya.
Ancelotti mengatakan Federasi Sepak Bola Brasil mengambil alih situasi medis Neymar setelah pemain tersebut sudah terpilih dalam skuad 26 pemain.
Ancelotti menegaskan kembali bahwa ia mengharapkan Neymar tetap menjadi bagian dari rencana Piala Dunia Brasil dan mengatakan penyerang tersebut masih bisa tersedia di babak penyisihan grup meskipun ia absen dalam pertandingan pembuka tim melawan Maroko pada 14 Juni.
"Kami pikir dia mungkin fit untuk pertandingan Piala Dunia pertama," katanya.
"Jika dia tidak fit untuk pertandingan pertama, dia akan fit untuk pertandingan kedua. Jadi kami tidak ragu tentang itu," lanjutnya.
"Saya tidak akan melakukan perubahan apa pun. 26 pemain yang terpilih adalah mereka yang akan bermain di Piala Dunia," jelasnya.
Pelatih asal Italia itu juga mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Neymar tentang perannya dalam tim, menambahkan bahwa penyerang tersebut bekerja keras untuk memulihkan kebugarannya.
Setelah membuka kampanye Piala Dunia melawan Maroko, Brasil akan menghadapi Haiti pada 19 Juni dan Skotlandia pada 24 Juni.
Editor : Satria Putra Sejati