JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel kembali ke Belanda untuk sementara waktu setelah berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Selain memanfaatkan jeda kompetisi untuk berkumpul bersama keluarga, Van Gastel juga membuka peluang melakukan pendekatan kepada sejumlah pemain yang masuk radar Laskar Mataram di musim depan.
Kompetisi BRI Super League 2025/2026 sendiri telah berakhir pada pertengahan Mei lalu.
Baca Juga: Berikut Jadwal dan Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF U19 2026
Sementara musim baru dijadwalkan bergulir pada September mendatang.
Van Gastel yang telah dipastikan bertahan menukangi PSIM musim depan mengaku, bahwa ia bisa saja memanfaatkan kepulangannya ke Belanda untuk bertemu sejumlah pemain yang berpotensi direkrut.
"Saya pulang selama beberapa pekan. Bisa saja saya bertemu dengan beberapa pemain di Belanda nanti," kata Van Gastel, Sabtu (30/5/2026).
Meski demikian, mantan asisten pelatih Feyenoord tersebut mengingatkan, bahwa proses perekrutan pemain tidak hanya ditentukan oleh keinginannya.
Faktor anggaran dan kontrak tetap menjadi pertimbangan utama manajemen.
Van Gastel mengungkapkan, secara pribadi dirinya telah menyerahkan daftar kebutuhan posisi kepada manajemen.
Selanjutnya, klub akan mencari kandidat yang sesuai sebelum diputuskan bersama.
"Saya sudah sampaikan posisi-posisi yang perlu diisi. Klub akan mencari pemain dan kami akan tentukan bersama pemain yang bisa direkrut," ujarnya.
Ia menegaskan, secara prinsip, keputusan teknis terkait pemain memang berada di tangannya.
Namun, kemampuan finansial klub tetap menjadi faktor penentu dalam proses negosiasi.
"Keputusan posisi pemain ada pada saya, tetapi saya tidak mengelola anggaran dan kontrak. Itu juga tergantung budget dari manajemen,",katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Van Gastel melontarkan contoh mengenai pemain yang ingin direkrutnya.
Ia menyebut nama Stefan de Vrij, bek senior tim nasional Belanda yang saat ini bermain di level tertinggi sepak bola Eropa, bersama Inter Milan.
Menariknya, Van Gastel mengaku sempat menghubungi langsung pemain berusia 34 tahun tersebut.
Diketahui, kontrak de Vrij bersama I Nerazzurri sendiri akan berakhir pada 30 Juni mendatang.
"Saya sempat menelepon de Vrij, tetapi dia punya rencana lain," ungkap Van Gastel.
Menurutnya, keinginan mendatangkan pemain sekelas De Vrij menjadi gambaran bahwa pelatih tidak bisa begitu saja menentukan transfer pemain tanpa mempertimbangkan berbagai faktor lain.
"Saya bisa saja bilang saya ingin de Vrij sebagai bek tengah, tetapi saya rasa itu tidak cukup realistis. Meski begitu saya memang menginginkannya," lanjutnya.
Diakui bahwa, Van Gastel sendiri memiliki hubungan cukup dekat dengan De Vrij.
Keduanya pernah bekerja bersama saat sang pemain menimba ilmu di akademi Feyenoord hingga menembus tim utama.
"Saya pernah melatihnya di akademi Feyenoord dan di tim utama. Saya juga beberapa kali mengunjunginya ketika bermain di Italia," tutur Van Gastel. (iza)
Editor : Meitika Candra Lantiva