RADAR JOGJA - Calon presiden Real Madrid, Enrique Riquelme mengklaim bahwa ia memiliki dua 'bintang kelas internasional' yang tidak disebutkan namanya yang akan ia rekrut untuk memperkuat tim jika ia terpilih menggantikan Florentino Perez.
Real Madrid akan mengadakan pemilihan untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, setelah pencalonan Riquelme untuk menghadapi Perez secara resmi disetujui oleh komisi pemilihan klub pada hari Minggu.
Perez mengadakan pemungutan suara anggota setelah Real Madrid mengakhiri musim kedua berturut-turut tanpa memenangkan trofi besar, dan sekarang akan menghadapi Riquelme, 37, dalam pemilihan yang diperebutkan pertama klub sejak 2006.
Baca Juga: Paku Alam X Lepas IWFP 2026 di Jogja, Tegaskan Indonesia Dirawat dengan Dialog dan Kepercayaan
"Kami akan merekrut dua bintang kelas internasional," kata Riquelme kepada surat kabar ABC dalam sebuah wawancara pada hari Senin, tanpa menyebutkan nama pemain yang terlibat.
"Saya memiliki kesepakatan bahwa jika saya menjadi presiden, dua bintang internasional besar akan bermain untuk Real Madrid, dua bintang yang diperlukan untuk proyek olahraga di jangka pendek, menengah, dan panjang."
Riquelme melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia mungkin akan mengkonfirmasi identitas para pemain selama kampanye presiden, yang dijadwalkan berlangsung hingga dua minggu sesuai dengan statuta klub.
Baca Juga: Refleksi 20 Tahun Gempa Jogja, Kadin DIY Soroti Peran Dunia Usaha Bangkitkan Ekonomi Pascabencana
Riquelme membuka markas kampanyenya pada hari Senin, di seberang jalan dari stadion Bernabeu.
Perez telah memimpin Real Madrid sejak tahun 2000, dengan jeda tiga tahun setelah mengundurkan diri pada tahun 2006. Dia terpilih tanpa lawan pada tahun 2009, 2013, 2017, 2021, dan 2025.
Dilansir dari ESPN, dikabarkan bahwa mantan bos Real Madrid, Jose Mourinho telah menyetujui kesepakatan dua tahun untuk kembali ke klub sebagai pelatih, tetapi sekarang belum jelas kapan konfirmasi resmi pengangkatannya akan datang, mengingat proses pemilihan.
Real Madrid memulai musim ini dengan Xabi Alonso sebagai pelatih, sebelum dia dipecat pada bulan Januari dan digantikan oleh pelatih tim cadangan, Alvaro Arbeloa.
"Jika saya menjadi presiden, kami akan mengevaluasi (kembalinya Mourinho)," kata Riquelme.
"Tetapi kami ingin menciptakan proyek jangka panjang... Itu adalah keputusan yang tepat untuk mendatangkan (Alonso) dan sebuah kesalahan untuk memecatnya. Anda tidak dapat menciptakan proyek dalam tiga bulan. Dia kekurangan waktu dan kemampuan untuk mengambil keputusan."
Riquelme tidak mau mengungkapkan siapa pelatih pilihannya.
"Saya menyukai Jurgen Klopp tetapi ada pelatih lain yang juga saya sukai," katanya.
"Real Madrid tidak bisa 'bereksperimen' dengan pelatih. Mungkin Arbeloa tidak tepat untuk saat itu."
Riquelme juga mengatakan dia akan menunjuk direktur olahraga jika dia memenangkan pemilihan.
"Saya sudah punya satu dalam pikiran, dan kami akan mengumumkannya dalam beberapa hari ke depan," katanya.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengumumkan skuad 26 pemainnya untuk Piala Dunia pada hari Senin, tanpa memasukkan pemain Real Madrid mana pun, setelah Dean Huijsen bergabung dengan Dani Carvajal yang juga dicoret.
"Ini membuat saya sedih," kata Riquelme. "Tapi ini adalah realita dari bertahun-tahun tanpa manajemen profesional. Ketika keputusan olahraga diambil di kantor dan bukan oleh orang-orang yang tahu tentang manajemen olahraga, hal-hal seperti ini terjadi."
Editor : Satria Putra Sejati