RADAR JOGJA - Presiden badan pengatur sepak bola Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa markas latihan Piala Dunia negara itu telah dipindahkan ke Meksiko dari Amerika Serikat setelah mendapat persetujuan dari FIFA, seperti yang dilansir dari ESPN.
Mehdi Taj, presiden Federasi Sepak Bola Iran, mengumumkan keputusan tersebut pada hari Sabtu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pejabat hubungan media federasi. FIFA belum mengkonfirmasi perpindahan tersebut.
Iran dijadwalkan untuk berlatih di Tucson, tetapi perpindahan menjadi kemungkinan karena ketidakpastian seputar perang di Timur Tengah dan masalah keamanan. Para pejabat di Kompleks Olahraga Kino Tucson tidak memberikan komentar.
Baca Juga: Ucapkan Perpisahan dengan Real Madrid, Dani Carvajal: Ini Adalah Akhir dari Era Yang Luar Biasa
Federasi mengatakan tim sekarang akan berbasis di Tijuana, Meksiko, tepat di selatan San Diego.
Piala Dunia tahun ini berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli dan akan diselenggarakan bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko.
"Semua markas tim untuk negara-negara yang berpartisipasi dalam Piala Dunia harus disetujui oleh FIFA," kata Taj dalam pernyataannya.
"Untungnya, setelah permintaan yang kami ajukan dan pertemuan yang kami adakan dengan pejabat FIFA dan Piala Dunia di Istanbul, serta pertemuan webinar yang kami adakan kemarin di Teheran dengan sekretaris jenderal FIFA yang terhormat, permintaan kami untuk mengubah markas tim dari Amerika Serikat ke Meksiko telah disetujui," lanjutnya.
Iran akan memainkan pertandingan Grup G di Inglewood, California, melawan Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia enam hari kemudian, kemudian menghadapi Mesir pada 26 Juni di Seattle.
Tim Melli tampil di Piala Dunia keempat berturut-turut dan ketujuh secara keseluruhan. Mereka belum pernah lolos dari fase pertama.
Federasi Iran mengatakan bahwa memindahkan markas akan menyelesaikan potensi masalah visa karena tim akan memasuki AS melalui Meksiko.
Presiden mengatakan bahwa tim "bahkan mungkin dapat melakukan perjalanan ke dan dari Meksiko menggunakan penerbangan Iran Air."
Tim menggunakan markas untuk pelatihan sebelum dan sesudah pertandingan.
Editor : Satria Putra Sejati