Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Raih Gelar Eropa Kelima, Manajer Aston Villa Unai Emery Samai Rekor Legendaris dari Trapattoni, Ancelotti Hingga Jose Mourinho

Satria Putra Sejati • Kamis, 21 Mei 2026 | 09:38 WIB
Manajer Aston Villa, Unai Emery cium trofi Europa League setelah kemenangan tim final melawan Freiburg. (Nick Potts/PA Images via Getty Images)
Manajer Aston Villa, Unai Emery cium trofi Europa League setelah kemenangan tim final melawan Freiburg. (Nick Potts/PA Images via Getty Images)

RADAR JOGJA - Unai Emery menegaskan kembali statusnya sebagai raja Europa League dan mengukir namanya di samping beberapa pelatih hebat sepanjang masa setelah memimpin Aston Villa meraih kejayaan di Istanbul pada Kamis (21/5) dini hari.

The Villans mengalahkan Freiburg 3-0 untuk mengamankan gelar kelima Emery di kompetisi ini, sebuah rekor yang terus diperpanjang.

Ia menyamai rekor pelatih legendaris Italia Giovanni Trapattoni dan Carlo Ancelotti serta legenda Portugal Jose Mourinho untuk kemenangan final Eropa utama terbanyak.

Baca Juga: Aston Villa Juara Europa League Setelah Kalahkan Freiburg, The Villans Akhiri Penantian 30 Tahun untuk Raih Trofi

Ia juga bergabung dengan Ancelotti sebagai manajer kedua yang memenangkan kompetisi Eropa utama sebanyak lima kali.

Youri Tielemans membuka skor dengan tendangan voli yang indah di Istanbul sebelum Emiliano Buendia menggandakan keunggulan Villa ketika ia mencetak gol indah dengan tendangan melengkung di waktu tambahan babak pertama.

Morgan Rogers menambahkan gol ketiga sebelum menit ke-60 di Istanbul saat tim Premier League itu melaju menuju kemenangan telak.

Baca Juga: Komisi D DPRD Kota Jogja Soroti Kenakalan Remaja, Anjurkan Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah dan Keluarga

Pelatih asal Spanyol ini telah menikmati kesuksesan luar biasa di kompetisi kasta kedua Eropa, memenangkannya tiga tahun berturut-turut bersama Sevilla dari 2014/16 dan sekali lagi bersama Villarreal pada tahun 2021.

Sekarang ia telah memimpin tim ketiga dengan nama 'Aston Villa' meraih gelar juara.

"Saya selalu sangat berterima kasih kepada Eropa, untuk setiap kompetisi, Conference League, Liga Champions, Europa League, tetapi terutama Europa League," kata Emery.

Baca Juga: Tujuannya Menang Caranya Tak Masalah, Van Gastel Indikasikan Gaya Main PSIM Jogja Berubah Musim Depan

"Kami berjuang keras di kompetisi ini dan mencoba memberikan yang terbaik. Kami bermain dengan sangat serius tahun ini," imbuhnya.

Aston Villa berada di kasta kedua Inggris baru-baru ini, pada tahun 2019. Dan meskipun mereka adalah favorit utama menjelang pertandingan final, kesempatan seperti ini tampak masih jauh ketika Emery dipekerjakan pada tahun 2022.

Saat itu, Villa berada satu peringkat di atas zona degradasi dan terancam terdegradasi lagi.

Baca Juga: Ketua Pansus DPRD Kota Jogja Agus Trianto Dorong Implementasi Smart City, Fokus Optimalisasi Pelayanan Publik Keamanan Data  

Transformasi yang telah ia awasi sungguh luar biasa, membawa tim ke Liga Champions musim lalu dan lolos ke kompetisi sepak bola klub top Eropa lagi musim depan.

"Dengan manajer ini yang bertanggung jawab, segalanya mungkin," kata kapten John McGinn.

"Malam ini adalah perwujudan dari semua yang telah kami bangun, bersatu, dan kebanggaan yang saya rasakan saat unggul 3-0 dengan 10 menit tersisa, berpikir bahwa kami adalah juara Eropa adalah sesuatu yang bahkan tidak bisa saya gambarkan," lanjutnya.

Baca Juga: Honda Community Yogyakarta Berbagi Inspirasi di Panggung Laki Code 2026

"Ini adalah momen dan malam paling membanggakan dalam karier saya sejauh ini," jelasnya.

Sejak Emery mengambil alih, hanya Real Madrid yang memenangkan lebih banyak pertandingan (30 kemenangan dalam 47 pertandingan) di kompetisi klub UEFA daripada Aston Villa (29 kemenangan dalam 41 pertandingan).

Ini adalah trofi besar pertama Villa sejak memenangkan Piala Liga Inggris pada tahun 1996 dan gelar kontinental pertama sejak mengangkat Piala Eropa dan kemudian Piala Super pada tahun 1982.

Baca Juga: Cerita Srikandi PSS Fans Dessy Suganda, Nekat Nonton Langsung PSIM Jogja dan Persis Solo demi Rawat Mataram is Love

"Biasanya terkadang dalam pertandingan liga dia sedikit cemas karena jelas dia ingin kami menang, tetapi hari ini dia sangat tenang dan saya pikir itu menentukan suasana hati kami," kata striker Ollie Watkins.

Sebagai pemenang beruntun, Emery kini telah memenangkan trofi dengan klub dari tiga negara berbeda, setelah juga mengangkat gelar Prancis bersama Paris Saint Germain.

Editor : Satria Putra Sejati
#aston villa #rekor #unai emery #europa league