Barcelona – Pembalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta, Veda Ega Pratama kembali menunjukkan mental juara di ajang balap internasional.
Start dari posisi ke-20, rider Honda Team Asia ini sukses finis kedelapan di balapan Moto3 CatalanGP 2026 yang berlangsung sengit di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026).
Dalam balapan yang penuh aksi salip-menyalip ini, Veda berhasil naik 12 posisi.
Ia finis hanya terpaut kurang dari 1 detik dari pebalap di depannya, tepatnya +0,984 detik dari pemenang.
Hasil ini sekaligus menjadikannya pebalap Honda terbaik di race tersebut.
Veda langsung agresif sejak lampu start menyala. Di lap pertama saja ia sudah naik signifikan ke posisi 13.
Meski sempat tertinggal saat grup depan bertarung ketat, rider berusia muda ini mampu mengelola ban dengan baik dan memanfaatkan kesempatan di lap-lap akhir untuk merebut posisi kedelapan.
Maximo Quiles keluar sebagai pemenang, diikuti Alvaro Carpe dan David Munoz yang melengkapi podium.
Sementara itu, Hakim Danish (Malaysia) finis P7, satu posisi di atas Veda.
Video wawancara pasca-balapan yang diunggah akun resmi MotoGP menunjukkan Veda tersenyum lebar sambil mengacungkan jempol.
"That feeling when you finish less than a second off but still in P8," tulis MotoGP di akun X mereka.
Netizen Indonesia, khususnya warga Jogja dan Gunung Kidul, banjir memberikan apresiasi.
Banyak yang bangga melihat perjuangan Veda sebagai rookie yang konsisten meraih poin.
"Great job Veda! Dari P20 ke P8, kita bangga," komentar salah satu netizen.
Beberapa fans juga berharap Honda Team Asia segera memberikan upgrade motor agar Veda bisa lebih kompetitif melawan rival-rival KTM yang mendominasi.
Tambahan 8 poin membuat Veda Ega Pratama tetap solid di lima besar klasemen sementara dengan total 58 poin.
Ia menjadi rookie terbaik saat ini dan menjadi kebanggaan Indonesia di pentas dunia.
Prestasi ini semakin mengharumkan nama Gunung Kidul dan Yogyakarta di kancah otomotif internasional.
Veda yang dikenal sebagai "South Mountain Boy" terus menunjukkan progres positif sepanjang musim 2026. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin