BANTUL - Semangat pembinaan sepak bola usia dini kembali bergelora di Bumi Projotamansari. Memperingati hari jadinya kedua, Sekolah Sepak Bola (SSB) Panggungharjo menggelar hajatan bertajuk Fun Game Anniversary #2 yang dipusatkan di Lapangan Prancak, Panggungharjo, Sewon, Bantul selama dua hari, Jumat (15/5) dan Sabtu (16/5).
Ketua Panitia Pelaksana Ferianto Galih Wicaksono menjelaskan, Fun Game ini merupakan perwujudan komitmen SSB Panggungharjo dalam menyediakan ruang kompetisi yang positif bagi anak-anak. Harapannya, gelaran itu tidak hanya sekadar untuk mengejar trofi juara.
Baca Juga: PPPK Sleman Ditemukan Tewas dengan Sayatan di Leher, Polisi Sebut Tak Ada Sidik Jari pada Pisau
Akan tetapi, ajang ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi para talenta muda untuk mengasah mental bertanding serta memupuk jalinan silaturahmi antar-insan sepak bola.
"Kami ingin menghadirkan kompetisi yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata. Fokus utamanya membangun karakter anak melalui nilai disiplin, kerja sama tim, sportivitas, dan semangat untuk terus belajar," ucapnya di sela pembukaan acara, Jumat (15/5).
Bukan tanpa alasan Ferianto mengatakan hal itu. Sebab, baginya pembinaan yang berkelanjutan adalah kunci utama dalam membangun generasi di sepak bola.
"Dengan konsistensi, diharapkan muncul generasi emas yang tidak hanya mumpuni secara teknis di lapangan hijau, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat di luar lapangan," lontarnya.
Baca Juga: Modal Rp 50 Ribu, Sapi “Bagong” dari Nglipar Dibeli Presiden Rp 100 Juta untuk Kurban Idul Adha
Sementara Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta yang hadir langsung dalam gelaran Fun Game Anniversary #2 SSB Panggungharjo itu mendorong para pemain muda untuk terus menjaga api semangat dalam berlatih. Sebab, Bantul merupakan daerah yang sejak dulu dikenal sebagai gudang pesepak bola berbakat.
"Tidak harus selalu menang. Yang utama adalah tunjukkan sportivitas, giat berlatih, dan disiplin. Harapannya, adik-adik ini nanti bisa mengharumkan nama Bantul di kancah nasional bahkan internasional," cetusnya. (ayu/laz)