Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiru Kesuksesan Basket, KONI Kota Magelang Dorong Kalender Kejuaraan Voli yang Konsisten

Naila Nihayah • Kamis, 14 Mei 2026 | 07:08 WIB

 

Pertandingan voli di GOR Samapta berlangsung sengit, Rabu (13/5).
Pertandingan voli di GOR Samapta berlangsung sengit, Rabu (13/5).

 

MAGELANG - Minimnya kejuaraan dan tidak adanya kompetisi berkelanjutan membuat eksistensi voli di Kota Magelang sempat redup. Namun, situasi itu mulai berubah seiring munculnya pengurus baru dan dorongan untuk membangun ekosistem voli yang lebih serius.

Ketua Umum KONI Kota Magelang Ali Sobri Sungkar mengakui, selama ini voli belum menjadi cabang olahraga yang menonjol. Berbeda dengan renang atau basket yang relatif rutin menggelar kejuaraan, voli justru minim panggung kompetisi.

"Harus diakui, voli di Kota Magelang belum eksis. Salah satu sebabnya karena jarang ada event dan tidak ada konsistensi kejuaraan," ujarnya, Rabu (13/5).

Baca Juga: Sapi Milik Supardiono Berjenis Simmental Terpilih Jadi Sapi Presiden untuk Kurban Idul Adha, Berbobot 1,5 Ton dan Dihargai Rp 110 Juta

Dia mengatakan, ketiadaan agenda rutin berdampak langsung pada pembinaan atlet. Tanpa kompetisi, atlet kesulitan mengasah kemampuan sekaligus mengukur capaian mereka. Kondisi ini membuat banyak potensi tidak berkembang optimal.

Ali menyebut, selama ini geliat voli justru lebih terasa di wilayah kabupaten sekitar, sementara di Kota Magelang sendiri cenderung stagnan. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, mulai muncul semangat baru dari pengurus cabang olahraga voli untuk membenahi kondisi tersebut.

"Sekarang sudah mulai merangkak. Ada kepengurusan baru dan semangat baru untuk menggiatkan kembali voli," katanya.

Baca Juga: Kompak! Warga Garongan Buka Skandal Pungli Lurah, Mulai dari Pungli Surat hingga Sertifikat Tanah

Menurut Ali, kehadiran turnamen berskala besar di Kota Magelang, seperti SBY Cup 2026 ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali minat terhadap olahraga voli. Khususnya di kalangan pelajar dan klub lokal.

Dia menilai, pengalaman menyaksikan langsung pertandingan level tinggi dapat menjadi pemicu motivasi bagi atlet muda. Mereka tidak hanya melihat kualitas permainan, tetapi juga menyadari adanya peluang prestasi dan penghargaan yang bisa diraih dari cabang olahraga tersebut.

"Anak-anak akan melihat bahwa atlet voli bisa berprestasi dan dihargai. Itu akan memotivasi mereka untuk berlatih lebih serius," terangnya.

Baca Juga: Pemkot Jogja Dorong Lansia Berdaya di Usia Senja, Tekan Beban Generasi Sandwich: Targetkan 45 Kelurahan Punya Sekolah Lansia

Ali mengatakan, KONI Kota Magelang tidak ingin momentum ini berhenti sebagai euforia sesaat. Dia menegaskan pentingnya membangun kesinambungan melalui penyelenggaraan turnamen rutin, baik di tingkat kota, regional Jawa Tengah, hingga nasional.

Untuk mewujudkan hal itu, kata dia, kolaborasi menjadi kunci. KONI mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pengurus cabang olahraga, klub, hingga event organizer (EO) profesional, agar penyelenggaraan kejuaraan dapat berjalan lebih optimal.

Dia mencontohkan cabang basket yang kini mulai dipadati agenda kompetisi. Pola serupa diharapkan bisa diterapkan pada voli agar memiliki kalender kejuaraan yang jelas.

Baca Juga: Pemprov DIY Carikan Dana dari Pemerintah Pusat untuk Renovasi Stadion Mandala Krida

Selain membangun ekosistem kompetisi, KONI juga menargetkan lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi. Langkah awal yang akan dilakukan adalah mengumpulkan klub-klub voli di Kota Magelang untuk menyusun strategi pembinaan bersama, termasuk peningkatan kualitas latihan dan kesiapan menghadapi kompetisi.

Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu mengirimkan wakil dari klub lokal untuk tampil di ajang-ajang bergengsi.

"Paling tidak nanti ada atlet atau klub dari Kota Magelang yang bisa ikut dalam kompetisi semacam itu. Itu yang ingin kita dorong," bebernya.

Baca Juga: Laka Laut Menimpa Tiga Nelayan di Pantai Baru, Satu di Antaranya Masih dalam Pencarian

Meski optimistis, Ali tidak menampik bahwa upaya menghidupkan kembali voli membutuhkan proses panjang. Konsistensi menjadi tantangan utama, baik dalam penyelenggaraan kejuaraan maupun pembinaan atlet.

Namun, dengan adanya semangat baru dan mulai terbukanya peluang kompetisi, dia yakin, voli di Kota Magelang perlahan dapat keluar dari bayang-bayang mati suri dan kembali menjadi cabang olahraga yang diminati.

"Yang penting sekarang kita mulai dulu. Kalau konsisten, saya yakin voli di Kota Magelang bisa bangkit," tandasnya. (aya)

 

Editor : Heru Pratomo
#sby cup #Ketua Umum KONI Kota Magelang Ali Sobri Sungkar #Magelang #voli #GOR Samapta